Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik M Rizal Fadhillah menilai di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), umat Islam dizalimi. Hal itu disebutkan Rizal melihat banyaknya kasus yang menyudutkan umat Islam.
Rizal kemudian memberikan contoh kasus yang membuat umat Islam terzalimi yakni kasus Habib Rizieq Shihab yang divonis 4 tahun penjara akibat pelanggaran protokol kesehatan dan UU Kekarantinaan.
Tak hanya itu juga, kasus lainnya dibeberkan oleh Rizal yaitu kasus pembunuhan 6 laskar FPI di Tol 50 KM Jakarta-Cikampek.
“Kezaliman kepada HRS dan organisasinya menjadi bagian kezaliman rezim kepada umat Islam,” ujar Rizal, dikutip terkini.id dari Suara Nasional, Selasa 13 Juli 2021.
Menurut Rizal juga, rezim Jokowi sulit berempati kepada keadaan umat dan lebih mementingkan artis dan tokoh yang disebutnya penjilat.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
“Meski dinafikan tetapi faktanya Islamophobia terjadi. Sebutan radikal, intoleran, ekstrem dan sejenisnya disemburkan untuk mencemari umat,” lanjutnya.
Ia kemudian menyoroti eksistensi buzzer atau pendengung yang kerap kali menuding umat Islam sehingga seolah-olah umat Islam intoleran dan radikal.
“Yang penting adalah agar umat gelisah, resah, bahkan mungkin marah-marah. Untuk sekedar melegitimasi tuduhan radikal, intoleran, dan ekstrim itu,” papar Rizal.
Rizal mengatakan, meminjam istilah Moeldoko, para buzzer sebenarnya adalah lalat politik yang berterbangan di sekitar sampah yang berbau busuk. “Dan para Buzzer itu berebutan mengais makanan dari tumpukan sampah Istana tersebut,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
