Ribuan Massa Mengamuk di Kantor KPUD Sidrap

Simulasi pengamanan pemilu 2019 di KPU Sidrap

Terkini.id, Sidrap – Ratusan massa mengamuk di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidrap yang beralamat di Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sabtu 13 April 2019.

Ratusan massa ini mengamuk karena mereka tidak menerima hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPUD Sidrap.

Berdasarkan pantauan, ratusan massa bergerak menuju KPUD Sidrap. Sesampainya di sana, ratusan massa langsung melempari aparat kepolisian.

Petugas yang berjaga pun tak tinggal diam. Melihat kondisi yang semakin ricuh, aparat kepolisian turun tangan mengurai massa. Namun, massa tak kunjung bubar. Akhirnya pihak kepolisian melerai massa menggunakan water Canon dan satu unit mobil Pemadam Kebakaran hingga Massa Bubar.

Kejadian tersebut bukan sesungguhnya melainkan kegiatan simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) yang dilakukan tim gabungan Polres Sidrap, TNI dan Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran.

Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono, mengatakan pelaksanaan simulasi dan teknis penangkapan pelaku ini berjalan dengan baik.

Menurutnya, Teknis dan taktik sudah sesuai dengan SOP dan peraturan Kapolri.

“Ini modal awal kami dalam rangka melakukan pengamanan tahapan pemilu, khusunya tahapan inti yaitu pemungutan dan penghitungan suara, 17 April mendatang. Di mana titik krusial dalam potensi gangguan ini, ada pada tanggal 17 April nanti,” kata Budi usai peragaan Sispamkota di halaman Kantor KPU Sidrap

Dengan simulasi ini, lanjut Budi, pihaknya sudah bisa mengetahui dan menganalisa bahwa anggota sudah menguasai teknik dan taktik. Aksi ini juga sudah dianggap professional serta terampil.

Sementara itu, untuk permasalahan terkait tempat pemungutan suara (TPS) yaitu satu personel mengawasi 3 hingga 4 TPS yang dibantu oleh Linmas menjadi tantangan pengamanan.

Karena, dalam pemungutan dan penghitungan suara akan memakan waktu lama sehingga terkadang membuat petugas kelelahan dan dalam fase ini, terkadang terjadi kerawanan dalam pemilihan umum.

“Pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara memakan waktu cukup lama. Sehingga mengandung kerawanan,” terangnya.

Selain itu, Budi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dan anggota Polri untuk bersama-sama menciptakan kondisi Pemilu 2019 yang aman, damai dan kondusif.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Komunitas

Komunitas Moto X Lakukan Baksos

Terkini.id, Sidrap - Komunitas Sulawesi Moto X yang menggelar Touring di Taman Wisata Malino juga menggelar aksi sosial. Komunitas ini juga berbagi sembako pada