Wafatnya Eril Sempat Dituduh Sengaja Demi Politik, Ridwan Kamil: Nggak Semua Orang Punya Empati

Wafatnya Eril Sempat Dituduh Sengaja Demi Politik, Ridwan Kamil: Nggak Semua Orang Punya Empati

R
Nunik Listari
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta– Tidak lama ini program televisi Mata Najwa mengundang Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, beserta istrinya pada Rabu 6 Juli 2022. Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil dan istri menceritakan berbagai hal terkait meninggalnya putra sulung mereka yakni Emmeril Kahn Mumtadz.

Mengutip dari Suara.com, dalam acara Mata Najwa yang diunggah di akun YouTube Najwa Shihab. Najwa sempat menanyakan pendapat Ridwan Kamil terkait tuduhan meninggalnya eril yang sengaja demi politik.

Wafatnya Eril Sempat Dituduh Sengaja Demi Politik, Ridwan Kamil: Nggak Semua Orang Punya Empati
Mata Najwa undang Ridwan Kamil dan isrti (Screenshot YouTube Najwa Shihab)

“Ketika pertama kali dengar kabar Eril hilang, semua orang di Indonesia heboh luar biasa. Itu menyulitkan nggak ya? Kan ini sebenarnya suasana private.” tutur Najwa.

Mendengar pertanyaan tersebut, Ridwan Kamil dan Istrinya tidak menyangka terjadi kehebohan tersebut.

“Mengetahui tapi tidak membayangkan se-magnitude itu,” kata Ridwan.

Baca Juga

Ia pun tidak menyangka kabar hilangnya Eril mendapat banyak tanggapan, mulai dari komentar netizen yang merasa empati hingga berbagai paranormal yang dinilai tidak memiliki empati.

Menurutnya, fokus pencarian Eril merupakan hal yang paling utama.

 “Mendingan fokus, ini gimana,” tuturnya.

“Saya intip berita dikit, kan nggak semua orang juga punya empati ya. Ada yang nuduh politik gini-gini, (lalu ditanya) ‘Gimana Pak, responnya?'” imbuhnya.

Tidak hanya itu saja, istri Ridwan Kamil yakni Atalia Praratya menilai bahwa isu tersebut sangat jahat.

“Ya, aduh itu jahat banget. Katanya sengaja,” ucap Atalia.

Tentunya pendapat tersebut sangat melukai hati Ridwan Kamil beserta istrinya. Akan tetapi Ridwan Kamil sangat berpegang teguh dengan pepatah arab yang berbunyi “Kalau kamu merespons orang gila, maka kamu ikut gila”.

“Saya bilang begini, lihat aja pepatah Arab. Pepatah bangsa Arab mengatakan, ‘Kalau kamu merespons orang gila, maka kamu ikut gila’. Jadi ya memang tidak perlu direspons, hal-hal yang di luar nalar dan etika,” ucapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.