Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Rocky Gerung, melontarkan kritiknya terhadap sikap Menko Polhukam Mahfud MD terkait kepulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.
Rocky lewat tayangan di kanal YouTube miliknya Rocky Gerung Official, Sabtu 7 November 2020, mengungkapkan bahwa Mahfud sudah lama kehilangan pemikiran akademisnya.
“Mahfud sudah lama kehilangan pemikiran akademis,” ujar Rocky Gerung yang ditayangan video tersebut tampak berbincang bersama Hersubeno Arief.
Menurutnya, seharusnya Mahfud tidak mengomentari apapun soal kepulangan Habib Rizieq.
Rocky pun menilai, selayaknya jika Mahfud ingin mengomentari kepulangan Rizieq lebih baik menyuruh orang lain untuk berkomentar mewakili dirinya.
- Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan Biosolar dan Pengaturan Layanan di SPBU Maros
- TKIT Nurul Uswah Tandutedong Lepas 51 Anak Didik, Bupati Minta Anak Sidrap Berani Berkompetisi
- 35 Struktur Kepengurusan DPW PPP Sulsel Akan Dilantik pada 20 Juni 2026, Diisi banyak Generasi Milenial dan Gen Z
- Korban Terseret Arus Sungai Rongkong di Luwu Utara Ditemukan Meninggal Dunia
“Pak Mahfud sumbang kegaduhan, artinya ada yang tak stabil dalam jiwa Pak Mahfud. Elegan kalau berdiri di belakang dan sebagai pemimpin bayangan, dan suruh orang lain bicara soal Habib Rizieq,” ujarnya.
Selain itu, Rocky juga menganggap komentar-komentar Mahfud MD terkait Rizieq tak terlepas dari unsur politik untuk merawat elektabilitasnya menuju Pilpres 2024.
“Ini dalam upaya memelihara aura supaya bisa diingat sampai 2024. Itu terbaca selalu bukan cuma arogansi tapi pamer bahwa dia potensial jadi pemimpin atau penyikat,” kata Rocky Gerung.
“Ini ambisi Mahfud agar terus diingat dan hadir, supaya bisa secara politik diingat 2024. Jadi lagi bikin intrik, Mahfud lagi lempar intrik,” sambungnya.
Sebelumnya, rencana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia pada 10 November 2020 ikut ditanggapi Menko Polhukam, Mahfud MD.
Mahfud menyebut bahwa Habib Rizieq akan dideportasi oleh Pemerintah Arab Saudi karena dianggap melakukan pelanggaran Imigrasi.
“Dia itu (Habib Rizieq) akan dideportasi. Karena apa? karena melakukan pelanggaran Imigrasi,” kata Mahfud MD di tayangan kanal Youtube CokroTV, Rabu 4 November 2020.
Mahfud menjelaskan, Habib Rizieq hendak kembali ke Tanah Air tapi tidak mau dideportasi lantaran ia ingin pulang dengan terhormat.
“Dia ingin pulang terhormat, gitu. Nah silahkan ajalah urus begitu, itu kan urusan dia dengan Pemerintah Arab Saudi, bukan urusan kita,” ujar Mahfud seperti dikutip dari Warta Ekonomi.
Host tayangan tersebut, Ade Armando, kemudian menanyakan ke Mahfud terkait pelanggaran imigrasi yang dilakukan Rizieq.
“Over stay,” jawab Mahfud MD dengan singkat.
Ade pun lanjut menanyakan apakah benar pemerintah Indonesia pernah menghubungi Pemerintah Arab Saudi agar Habib Rizieq tidak pulang ke Indonesia.
“Selama saya jadi menteri, tidak pernah melakukan hal-hal yang seperti itu. Dan saya tanya ke kanan kiri, ke BIN, ke polisi, ke Kementerian Luar Negeri, ndak ada tuh yang begitu,” jawab Mahfud MD.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
