RSUD Andi Makkasau Capai Progres Kinerja Tertinggi SKPD se-Parepare

Parepare
Rapat Koordinasi Monev Triwulan III di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare

Terkini.id, Parepare – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau menjadi SKPD atau OPD lingkup Pemkot Parepare dengan progres kinerja tertinggi se-Kota Parepare.

Hal itu berdasarkan laporkan realisasi pelaksanaan kegiatan pembangunan pencapaian kinerja SKPD tahunan sampai dengan Triwulan III per September 2020 dalam Rapat Koordinasi Monev Triwulan III di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Jumat, 23 Oktober 2020.

Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha dalam laporannya menyebutkan, RSUD Andi Makkasau adalah SKPD dengan progres kinerja tertinggi pada triwulan III yakni 88,66 persen.

“Jadi RSUD Andi Makkasau dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 88,66 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 88,61 persen,” ungkap Samsuddin Taha.

Di posisi kedua setelah RSUD Andi Makkasau, kata Samsuddin, adalah Dinas Perpustakaan dengan progres 84,33 persen, dan posisi ketiga Dinas Pemadam Kebakaran dengan progres 83,99 persen.

Menarik untuk Anda:

Samsuddin juga merincikan SKPD dengan progres kinerja terendah yakni Dinas Pendidikan dengan progres 36,38 persen, Dinas Tenaga Kerja 43,15 persen, dan Dinas PPKB 52,78 persen.

Sementara SKPD dengan progres realisasi keuangantertinggi juga ditempati RSUD Andi Makkasau dengan progres 88,61 persen. Disusul Dinas Perdagangan dengan progres 67,55 persen, dan BPBD dengan progres 63,92 persen.

Sedangkan SKPD dengan progres realisasi keuangan terendah adalah Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan dengan progres 9,58 persen, Dinas Pendidikan 20,82 persen, dan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata 23,28 persen.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Penghargaan Top 45 Inovasi, Taufan Pawe Terus Dorong Lahirnya Figur Inovatif di Parepare

Raih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, Taufan Pawe Ukir Penghargaan ke-176 untuk Parepare

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar