Terkini, Makassar – UPT RSUD Haji Makassar mulai mengimplementasikan sistem pelaporan stunting berbasis digital melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS).
Langkah ini menjadi tindak lanjut dari bimbingan teknis tahap pertama mengenai Manajemen Peduli Stunting menuju Indonesia Emas (Mustika Gen-Emas).
Kegiatan implementasi digelar di Ruang Rapat Lantai 3 RSUD Haji Makassar, Senin, 15 September 2025.
Acara ini dibuka langsung oleh Direktur UPT RSUD Haji Makassar, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes., dan dihadiri perwakilan IT serta SIMRS.
Turut hadir pula perwakilan dari sejumlah rumah sakit lingkup Pemprov Sulsel, antara lain RSUD Labuang Baji, RSKD Dadi Makassar, RSUD Sayang Rakyat, RSKIA Fatimah, RSKIA Pertiwi, dan RSUD La Mappapenning.
- Wali Kota Makassar Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
- Ketua BK DPRD Jeneponto Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Jeneponto, Terlapor Membantah
- PDAM Makassar Kerjakan Koneksi Pipa 300 mm di Antang Raya, Sejumlah Wilayah Terdampak
- DPRD Sulsel Setujui MYP Tahap Dua Rp5 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas
- Bupati Jeneponto Buka Kegiatan PKM Berbasis Roadmap PPG UIN Alauddin Makassar
Evi menegaskan, implementasi ini menjadi langkah strategis mendukung program Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam aksi stop stunting. Ia menilai sistem digital akan memperkuat pencatatan data kasus stunting agar lebih akurat, cepat, dan terintegrasi.
“Pelaporan yang tepat waktu dan valid akan membantu pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam memantau perkembangan kasus stunting, mengevaluasi intervensi gizi, dan merancang program pencegahan yang lebih efektif,” ujar Evi.
Menurutnya, penguatan sistem digital ini sejalan dengan agenda transformasi layanan kesehatan di Sulsel. Data yang lebih akurat diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan kesehatan yang tepat sasaran.
“Kami mengajak seluruh tenaga kesehatan, staf administrasi, dan pihak terkait di semua rumah sakit Pemprov Sulsel untuk berperan aktif dalam agenda ini, demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan,” kata Evi.
Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, Pemprov Sulsel menargetkan percepatan penurunan angka stunting sekaligus mendukung lahirnya generasi emas Indonesia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
