Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Program Keluarga SEHATI (Sejahtera, Harmonis, Aman, Tentram, dan Penuh Kasih) di Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga melalui edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini.Program Keluarga SEHATI merupakan salah satu program unggulan TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan yang berfokus pada penguatan fungsi keluarga sebagai fondasi utama dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, harmonis, dan berkualitas.Adapun materi yang disampaikan pada kegiatan tersebut meliputi penguatan ketahanan keluarga melalui Program Keluarga SEHATI, pola asuh dan komunikasi keluarga, edukasi berani speak up dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, bahaya narkoba beserta dampak, modus, pencegahan dan penanganannya, pencegahan perkawinan anak dan dampaknya terhadap kesehatan reproduksi, penguatan nilai-nilai agama dalam membangun ketahanan keluarga, parenting terkait perlindungan anak, deteksi dini permasalahan anak serta pola komunikasi efektif dalam keluarga, serta fun learning mengenai ketahanan diri dan keluarga dalam mencegah perilaku berisiko.Melalui penyampaian berbagai materi tersebut, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak, mencegah berbagai permasalahan sosial, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman, harmonis, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan berharap Program Keluarga SEHATI dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan keluarga sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sejahtera, harmonis, aman, tentram, dan penuh kasih di Sulawesi Selatan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, atas Laporan Keuangan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2025.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Sulsel khususnya Ditreskrimsus Polda Sulsel, Reskrimsus Polres kabupaten/kota, serta unsur TNI yang turut berkontribusi dalam pengungkapan kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi di wilayah Sulawesi Selatan.Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri press release Pengungkapan Tindak Pidana Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi yang dilaksanakan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel di Dermaga Pelindo Makassar, Selasa 2 Juni 2026.Andi Sudirman menyebut pengungkapan kasus tersebut menunjukkan komitmen aparat penegak hukum memberantas praktik penyalahgunaan energi bersubsidi yang merugikan negara dan masyarakat dilakukan secara terukur.“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda Sulsel beserta seluruh jajaran Ditreskrimsus Polda Sulsel, Reskrimsus Polres, dan unsur TNI yang telah bekerja keras mengungkap kasus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi ini,” ujar Andi Sudirman.“Barang bukti yang berhasil diamankan menunjukkan praktik penyalahgunaan subsidi energi dilakukan secara terstruktur dan berdampak besar terhadap masyarakat
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu 31 Juni 2026.
RSUD Syekh Yusuf Gowa mendapat bantuan Rp1 miliar dari Pemprov Sulsel untuk mempercepat pemulihan pascakebakaran dan menjaga layanan kesehatan masyarakat tetap optimal.
Kisah perjuangan seorang putri dari pelosok Desa di Kabupaten Jeneponto yang berani melangkah jauh menuju gerbang istana dan ibukota negara menjadi sorotan publik belakangan ini
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Tim Sekretariat Kepresidenan RI, Rio Gunawan kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis 21 Mei 2026.Kegiatan itu turut dihadiri para Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan se-Sulawesi Selatan serta para petani dan peternak sapi dari berbagai daerah di Sulsel.Dalam kesempatan tersebut, Sulawesi Selatan menerima total 25 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan bobot masing-masing sapi mencapai lebih dari 1 ton.Adapun rinciannya, satu ekor sapi diperuntukkan bagi Pemerintah Provinsi Sulsel dan 24 ekor lainnya disalurkan untuk pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.Gubernur Andi Sudirman menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian Presiden RI kepada masyarakat Sulawesi Selatan melalui bantuan sapi kurban tersebut.“Alhamdulillah, Sulawesi Selatan mendapatkan 25 ekor sapi kurban dengan berat lebih dari 1 ton dari Bapak Presiden RI Prabowo Subianto melalui Tim Sekretariat Kepresidenan, Bapak Rio Gunawan,” ujar Andi Sudirman.Ia mengatakan, sapi kurban tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan dan menjadi prioritas penerima bantuan pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.“Sapi kurban ini kami kirimkan ke beberapa wilayah yang membutuhkan, khususnya bagi masyarakat kita yang menjadi prioritas untuk diberikan pada Hari Raya Idul Adha,” katanya.“Pemerintah juga akan menyiapkan kemasan ramah lingkungan berupa totebag dan goodie bag, supaya tidak memakai plastik lagi untuk masyarakat penerima,” tambahnya.Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan kemasyarakatan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Sulsel dan pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.“Tentu kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban kepada Pemprov Sulsel dan pemerintah kabupaten/kota,” pungkasnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mewakili Gubernur Sulsel menghadiri rapat paripurna DPRD Sulsel yang membahas penetapan dan penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025, di Makassar.
Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan Taufanto, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman yang menjadikan Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pilot project nasional.Apresiasi tersebut disampaikan usai mengukuhkan dan menetapkan 500 Komcad ASN Pemprov Sulsel di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu 13 Mei 2026.“Saya apresiasi kepada Sulawesi Selatan dan Bapak Gubernur yang telah memulai, jadi pioner
Perekonomian Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja impresif pada triwulan I tahun 2026 berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel sebesar 6,88 persen secara year-on-year (y-on-y), disertai peningkatan penyerapan tenaga kerja serta membaiknya kualitas pekerjaan masyarakat.Capaian tersebut menempatkan Sulsel tetap berada dalam tren pertumbuhan positif di tengah tantangan ekonomi global dan nasional