Terkini.id, Jakarta – Rumah Ustaz Yusuf Mansur digeruduk puluhan orang. Politisi PSI dan pegiat media sosial, Mohamad Guntur Romli mengatakan, jangan sampai agama dipakai bisnis yang merugikan.
Hal itu dituliskan Guntur Romli melalui akun Twitter-nya @GunRomli, Senin, 20 Juni 2022.
“Semoga jadi pelajaran jgn smpe agama trus dipake buat bisnis yg ujung2nya malah merugikan,” tulis Guntur Romli.
Cuitan itu disertai dengan unggahan berita bertajuk “Rumah Yusuf Mansur di Tangerang Digeruduk Puluhan Orang Tuntut Ganti Rugi”.
Dalam berita tersebut dikabarkan rumah Ustaz Yusuf Mansur yang berada di Cipondoh, Kota Tangerang, digeruduk puluhan orang.
- Beberkan Strategi Politik Perindo di Depan Jokowi, HT: Yusuf Mansur Mau Nyaleg Juga
- Grab Bantah Pengakuan Yusuf Mansur Pernah Jadi Komisaris
- Mengaku Pernah Jadi Komisaris Grab, Yusuf Mansur: Silahkan Dikonfirmasi
- Ustadz Yusuf Mansur Ingin Buat Pesantren Fashion Week, Warganet Takut Diminta Uang
- Ustadz Yusuf Mansur Berencana Buat Pesantren Fashion Week Mirip CFW
Puluhan orang ini merasa ditipu oleh Ustaz Yusuf Mansur terkait kasus investasi batu bara yang melibatkan jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur.
Mereka menggeruduk rumah Ustaz Yusuf Mansur bersama Yayasan Pelita Lima Pilar. Sekretaris Pelita Lima Pilar, Herry Joesoef, mengatakan ada sekitar 30 orang yang ikut mendatangi rumah Yusuf Mansur.
Menurut Herry Joesoef, investasi tersebut dilakukan pada sekitar akhir 2009 dan terkumpul hingga Rp 46 miliar. Namun tidak diakui oleh Yusuf Mansur.
“Padahal dia menjadi Komisaris Utama PT Padi Partner Perkasa, PT di mana tambang batu bara itu bernaung. Ternyata kan produknya enggak ada. Itu sudah 12 tahun sejak investasi,” kata Herry Joesoef seperti dilansir detik.com, Senin, 20 Juni 2022.
Herry menjelaskan bahwa Ustaz Yusuf Mansur pernah berkata ada uang yang dikembalikan ke satu orang. Namun, menurutnya, Ustaz Yusuf Mansur tidak dapat menunjukan bukti pengembalian uang tersebut.
“Dia (Yusuf Mansur) pernah ngomong, ada Rp 20 miliar dikembalikan ke satu orang. Mana? Tunjukkan orangnya, gitu loh. Ini kan mengadu domba,” tutur Herry Joesoef.
Herry Joesoef mengatakan bahwa sebelum melakukan penggerudukan pihaknya telah dua kali mengundang Ustaz Yusuf Mansur untuk bertemu. Namun Ustaz Yusuf Mansur disebut tidak datang.
Undangan tersebut dimaksudkan untuk dilakukan mediasi antar kedua belah pihak. Jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur disebut dijanjikan keuntungannya yang tinggi, hingga di atas 20 persen.
Pembayaran investasi ini tidak dilakukan secara langsung dalam satu pembayaran. Tetapi secara bertahap dari pertengahan 2009 sampai kira-kira Januari/Februari 2010 itu ditutup.
Herry menyebut para investor ini mengetahui informasi ini langsung dari Ustaz Yusuf Mansur.
“Ya dari dia (Ustaz Yusuf Mansur). Dia datang Masjid Darussalam. Terus dia mempresentasikan bisnis di dalam masjid. Nah ini kan sudah menyalahi syariat Islam, di dalam masjid kita tidak boleh ngomong soal bisnis. Itu ustaz apa itu, ustaz nggak ngerti syariat itu. Makanya jangan dipanggil ustaz, salah besar sampean, bisa sesat. Itu bukan ustaz,” tutup Herry Joesoef.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
