Rusak Motor yang Bukan Miliknya, Adi Saputra Ditangkap Polres Tangerang

Adi Saputra
Perusak motor saat ditilang, Adi Saputra ditangkap Polres Tangerang. (foto: detikcom)

Terkini.id, Tangerang – Adi Saputra (20) menghebohkan media sosial gara-gara merusak motornya saat ditilang polisi, pada Kamis 7 Februari 2018.

Adi mengamuk hingga membanting-banting motornya karena tidak terima ditilang. Setelah videonya merusak motor beredar di media sosial, kini ia melakukan aksi membakar sepucuk Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Aksi Adi membakar STNK itu terekam dalam sebuah video yang saat ini tengah viral di grup-grup WhatsApp.

Aksi yang dilakukan Adi Saputra tersebut ternyata berbuntut panjang. Setelah merusak motor karena amukannya, Adi saat ini ditangkap pihak kepolisian.

“Sudah (ditangkap),” kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander, dikutip dari detikcom, Jumat 8 Februari 2019.

Hanya saja, AKP Alexander tidak menjelaskan secara rinci perihal penangkapan itu. Ia juga belum menjawab kronologis di mana dan kapan Adi ditangkap.

Adi Saputra dijerat 5 Pasal berlapis

Adi Saputra
Adi Saputra nangis saat ditahan pihak kepolisian

Semula, beredar kabar jika motor tersebut milik pacar Adi yang juga tampak dalam video viral tersebut.

Anggapan ini beredar luas lantaran wanita tersebut menangis saat motornya dihancurkan dan berkata “Udah dong, yang. jangan dirusak, ini motor kesayanganku.”

Namun, setelah Adi ditetapkan sebagai tersangka di Polres Tangerang Selatan, terungkaplah siapa pemilik asli motor merek Honda Scoopy tersebut.

Motor itu ternyata milik seorang pria bernama Nur Ikhsan. Mulanya Adi mendapatkan motor dari hasi COD dengan seseorang.

Rupanya, motor ini digadaikan oleh Ikhsan. Enam bulan kemudian, Ikhsan tak dapat menghubungi tukang gadai ini dan ternyata kendaraannya sudah dijual ke Adi.

Adi yang telah diamankan pihak kepolisian dijerat dengan 5 pasal berlapis, yakni menghancurkan barang yang bukan miliknya pribadi, pemalsuan dokumen, penadahan, perusakan terhadap barang bukti.

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini