Rusia Menyerang, Presiden Ukraina Minta Bantuan Orang dengan Pengalaman Militer: Mereka yang Punya Nurani Harus Menentang Perang!

Rusia Menyerang, Presiden Ukraina Minta Bantuan Orang dengan Pengalaman Militer: Mereka yang Punya Nurani Harus Menentang Perang!

FR
R
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Internasional – Buntut dari penyerangan yang dilakukan Rusia membuat situasi Ukraina kini menjadi tak terkendali.

Hal itu pun membuat sang Presiden Ukraina, yakni Volodymyr Zelenskyy, angkat bicara dan meminta bantuan kepada seluruh rakyatnya, terlebih bagi mereka yang memiliki pengalaman militer. 

Seperti diketahui, sejak penyerangan dilakukan, kondisi mengerikan terpampang nyata di wilayah ibu kota Ukraina, Kyiv.

Di sana, diinformasikan sering terdengar bunyi ledakan yang saling bersahutan, seiring sirene terus meraung di seluruh kota.

Situasi kacau wilayah Kyiv, ibu kota Ukraina, terjadi sejak keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menjalankan operasi militer khusus bergulir pada Kamis kemarin, 24 Februari 2022.

Oleh karena itulah Presiden Ukraina mendesak orang-orang untuk maju membela karena jumlah orang yang terluka di rumah sakit setempat hingga kini terus bertambah.

“Kami membutuhkan bantuan dari semua orang,” ujar Volodymyr Zelenskyy, Presiden Ukraina, dikutip terkini.id dari Express UK via Pikiranrakyat pada Jumat, 25 Februari 2022.

Menyusul situasi itu, Ukraina telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia setelah Moskow melancarkan invasi habis-habisan ke Ukraina melalui darat, udara, dan laut.

“Mereka menyerang negara kita pagi-pagi sekali seperti yang dilakukan Jerman Fasis selama Perang Dunia Kedua. Hari ini kedua negara kita berada di sisi sejarah yang berbeda,” lanjut Zelenskyy.

“Federasi Rusia ada di pihak yang sama, kejahatan, tetapi warga negara Rusia akan memutuskan hari ini di pihak mana mereka ingin berada,” sambungnya.

“Mereka yang memiliki hati nurani, mereka harus menentang perang (Rusia) melawan Ukraina.”

Lebih lanjut, Zelenskyy meminta setiap orang di Ukraina dengan pengalaman militer harus dapat bergabung untuk membela negara.

“Setiap orang yang memiliki pengalaman militer yang dapat bergabung dengan pertahanan Ukraina harus datang ke kantor militer Kementerian Dalam Negeri,” pinta sang Presiden Ukraina.

“Tolong terus perbarui informasi Anda. Kami memiliki tentara yang terluka di rumah sakit yang membutuhkan donor darah, silakan bergabung dan sumbangkan darah Anda,” lanjutnya lagi.

“Kami melakukan pekerjaan serius di pertahanan dan setiap perusahaan, setiap pelaku bisnis perlu membantu. Tolong jaga pekerja Anda, karyawan Anda,” tuturnya.

“Semua orang harus memiliki semua fasilitas dan barang yang diperlukan. Sistem bank Ukraina memiliki sumber daya untuk melindungi negara ini, untuk melindungi kepentingan warga negara Ukraina,” sambung Zelenskyy.

“Saya berterima kasih kepada semua politisi yang mendukung Ukraina dan mempertahankan kedaulatan kami,” pungkasnya.

Sementara itu, seorang penasihat kepresidenan di Ukraina melaporkan 40 orang telah tewas sejauh ini dalam serangan Rusia di negara itu.

Paling terbaru, layanan darurat Ukraina mengatakan bahwa seorang anak laki-laki tewas di sebuah gedung apartemen di wilayah Kharkiv di Ukraina timur.

Sedangkan, militer Ukraina melaporkan bahwa mereka telah menghancurkan empat tank Rusia di sebuah jalan dekat kota, menewaskan 50 tentara di dekat sebuah kota di wilayah Luhansk dan menjatuhkan sebuah pesawat Rusia keenam, juga di timur negara itu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.