Terkini, Makassar – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel), Yasir Machmud berencana akan mengundang semua pihak untuk menyelesaikan persoalan antara warga dan pihak sekitar Pesantren Darul Istiqomah Kabupaten Maros.
Seperti diketahui, pihak pesantren melakukan penutupan jalan yang merupakan akses utama warga yang tinggal di sekitar Pesantren Darul Istiqomah. Persoalan itu sudah berlangsung cukup lama.
Yasir Machmud, menilai persoalan akses jalan di kawasan Pesantren Darul Istiqomah sebenarnya dapat diselesaikan secara sederhana melalui komunikasi dan keterbukaan antar pihak.
Menurutnya, inti persoalan saat ini adalah perlunya kejelasan mengenai alasan penutupan jalan yang dilakukan di kawasan tersebut.
Sambil menunggu proses hukum berjalan, ia mendorong agar akses jalan tetap dibuka dan dapat digunakan bersama oleh masyarakat maupun pihak pesantren.
“Sebenarnya simpel sekali masalahnya. Tinggal dibuka apa sebenarnya yang dibutuhkan. Namun sementara berproses hukum, kita upayakan supaya jalan tersebut bisa dipergunakan bersama, jangan ada penutupan,” ujar Yasir, saat memimpin rapat dengar pendapat bersama warga terdampak, di ruangan Komisi D Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani Kota Makassar, Selasa 12 Mei 2026.
- Bupati Sidrap Motivasi Siswa SDN 1 Rijang Panua: Jadi Generasi Cerdas dan Berakhlak
- Kisah Helmi, Mewarisi Sang Ayah Berangkat ke Baitullah, Jadih CJH Termuda Jeneponto
- Promo "Crazy Red" Dalton Hotel Makassar, Staycation Nyaman dengan Harga Spesial
- Siapkan Kreator Pertanian Hebat, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Digitalisasi Konten Pertanian Berbasis AI
- Kuburan Covid-19 di Gowa Akan Dialihfungsikan? Jenazah Mantan Wali Kota Ternate Mulai Direlokasi
Politisi Gerindra Sulsel ini menegaskan, langkah tersebut penting demi kepentingan bersama dan menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.
“Tentu ini untuk kebaikan bersama,” katanya.
Yasir juga memastikan DPRD Sulsel akan segera mengundang seluruh pihak terkait untuk mencari solusi atas konflik yang terjadi. Pertemuan tersebut nantinya akan melibatkan unsur kepolisian, pihak pesantren, serta masyarakat yang terdampak.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat pihak-pihak terkait semuanya akan kami undang,” jelasnya.
Meski pembahasan teknis berada di komisi terkait, Yasir menegaskan dirinya sebagai pimpinan DPRD akan tetap mengawal langsung penyelesaian persoalan tersebut.
“Saya sebagai pimpinan DPRD tetap akan mengawal ini. Pada rapat ke depan saya juga akan hadir dan mengikuti jalannya pembahasan,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
