Terkini.id, Jakarta – Dahlan Iskan menanggapi terkait disahkannya Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja menjadi Undang-undang (UU).
Mantan Menteri BUMN ini menilai disahkannya payung hukum tersebut membuat pemerintahan era Presiden Joko Widodo atau Jokowi paling kuat selama 22 tahun terakhir.
“Saya kagum pada semangatnya-pemerintah dan DPR. Dari segi politik, inilah pemerintahan paling kuat selama 22 tahun terakhir,” kata Dahlan Iskan lewat tulisan di website pribadinya disway.id, seperti dikutip dari detikcom, Selasa, 6 Oktober 2020.
Dahlan Iskan dalam tulisannya berjudul ‘Menundukkan Pemerintah’ tersebut jugael menilai bahwa sekarang ini DPR memberikan dukungan penuh kepada pemerintah.
Dukungan itu, kata Dahlan, dimulai dari perubahan UU KPK, UU COVID-19, hingga Omnibus Law Cipta Kerja yang menurutnya begitu mudah lolos di DPR.
- Kisah Helmi, Mewarisi Sang Ayah Berangkat ke Baitullah, Jadih CJH Termuda Jeneponto
- Promo "Crazy Red" Dalton Hotel Makassar, Staycation Nyaman dengan Harga Spesial
- Siapkan Kreator Pertanian Hebat, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Digitalisasi Konten Pertanian Berbasis AI
- Kuburan Covid-19 di Gowa Akan Dialihfungsikan? Jenazah Mantan Wali Kota Ternate Mulai Direlokasi
- APINDO Gandeng Pemkab Barru Promosikan Investasi dan UMKM di Rakerkonas 2026
Ia pun lantas membandingkan pemerintahan Jokowi dengan kepemimpinan di era pemerintahan Presiden Gus Dur, B.J Habibie, Megawati, hingga SBY yang dinilai dukungan politiknya tidak sekuat pemerintahan saat ini.
“Sekarang hanya PKS yang oposisi frontal. Tapi kekuatan kursinya kecil sekali,” ujarnya.
Padahal, kata Dahlan, pembuatan RUU Cipta Kerja ini sangat rumit karena harus menggabungkan 79 UU yang terdiri dari 11 kluster dan 1.244 pasal.
“Saya membayangkan betapa lelah dan rumitnya menyiapkan RUU Cipta Kerja -nama resmi Omnibus Law itu. Saya melihat semua begitu mulusnya. Begitu enak menjadi menteri-menteri sekarang ini. Tidak harus menghadapi sikap DPR yang sangat garang,” ungkapnya.
Kendati RUU Cipta Kerja ini dinilai dapat menyelesaikan persoalan tentang aturan yang berbelit, namun Dahlan menyebut pemerintah harus bisa meluluhkan hati para buruh, bagaimanapun caranya.
“Tapi tenaga kerja pasti akan beronrak dengan lahirnya UU Cipta Kerja ini. Sejak awal pun pasti sudah diketahui, tenaga kerjalah yang akan terkena langsung,” ujar Dahlan Iskan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
