Sadis Banget! Sarah Tewas Dibunuh Suami Asal Timur Tengah, Dibenturkan ke Tembok Hingga Dicekoki Air Keras

Sadis Banget! Sarah Tewas Dibunuh Suami Asal Timur Tengah, Dibenturkan ke Tembok Hingga Dicekoki Air Keras

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Wanita cantik asal Cianjur bernama Sarah Tewas di tangan suaminya sendiri, Abdul Latif WNA asal Timur Tengah.

Keduanya menikah secara sirih sekitar 1,5 bulan yang lalu.

Sayangnya, di umur pernikahan yang masih seumur jagung tersebut Sarah justru tewas di tangan Abdul.

Dikutip dari pojoksatu.id, Sarah dianiaya oleh suaminya sebab adanya dugaan perselingkuhan dengan pria lain.

Penganiayaan yang dilakukan Abdul Latif terjadi pada Sabtu 21 November 2021 sekitar pukul 02.35 WIB.

Ketua RT setempat, Iin Solihin menyebut, Sarah dianiaya suaminya saat terlelap tidur.

Abdul Latif pun langsung membekap mulut Sarah dengan lakban dan mengikat tangannya dengan tali.

“Korban juga dibekap menggunakan lakban agar tak berteriak,” kata Iin Solihin.

Tak hanya itu, pelaku juga membenturkan wajah Sarah ke tembok dan juga memukulinya.

Selanjutnya, Sarah disiram Abdul Latif dengan air keras yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Air keras itu pula yang membuat Sarah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Sementara, Salman, ayah Sarah menambahkan jika pelaku juga memaksa anaknya meminum air keras sebelum mulut korban dibekap menggunakan lakban.

“Memang biadab, anak saya bukan hanya disiksa dan diguyur air keras, tapi juga sempat dipaksa meminum air keras kemudian mulutnya ditutup lakban,” tutur Salman.

Warga juga baru mengetahui Sarah dianiaya setelah pelaku membanting pintu dan kabur menggunakan sepeda motor.

Salman menyebut, Sarah kemudian berusaha melepaskan tali yang mengikatnya untuk meminta pertolongan kepada warga.

Saat itu, warga mendapati Sarah sudah dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

“Bahkan pakaian korban menyatu dengan kulit,” imbuh Salman.

Selain itu, Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur Darmawan mengonfirmasi jika Sarah meninggal dunia ketika hendak dirujuk ke RSHS Bandung.

“Meninggalnya saat hendak dirujuk ke rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) soalnya menunggu dulu ICU kosong, karena korban harus segera masuk ICU,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi luka bakar pada korban sudah teramat parah.

“Korban mengalami luka bakar parah hingga 99 persen,” ungkapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.