Terkini.id, Jakarta- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendapat sebuah sentilah dari netizen terkait dirinya yang tidak turut ikut mempromosikan gelaran Formula E Jakarta 2022.
Seorang netizen bernama akun @bachrum_achmadi menyebut Menparekraf Sandiaga Uno sempat mempromosikan gelaran MotoGP Mandalika, sebagaimana dilihat dalam unggahannya pada Senin 30 Mei 2022.
“Saat gelaran MotoGP mandalika Menpar Sandi Uno ikut promosikan,” tulis akun @bachrum_achmadi.
Menurut netizen tersebut, sampai saat dia mengunggah tulisannya di Twitter, Menteri Sandiaga Uno belum memberikan komentar terkait gelaran Formula E Jakarta.
“Tapi menjelang Formula E digelar sampai hari ini sepertinya belum ada komentar sama sekali,” ujarnya.
- Kali Pertama, Poltekpar Makassar Gelar Wisuda 561 Mahasiswa di Ruang Terbuka
- Ganjar Pranowo Apresiasi Mardiono dan Sandiaga Uno dalam Sosialisasi Paslon Nomor Urut 3
- Menparekraf Sambut Kedatangan Kepala Negara ASEAN di Bandara Soekarno-Hatta
- Sandiaga Uno Puji Makassar F8, Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
- Perdana Digelar, Festival Tanjung Palette Bone Berlangsung 2-6 Agustus 2023, Undang Sandiaga Uno
Mengetahui hal tersebut, akun @bachrum_achmadi menyebut Sandiaga Uno pilih-pilih dalam mempromosikan sebuah pariwisata.
“Promosi pariwisata kok pilah-pilih,” sebutnya.
Bahkan, netizen tersebut memberikan komentar sindiran kepada mantan Wakil Walikota DKI Jakarta tersebut dengan menyebut Jakarta bukan lagi bagian dari Indonesia.
“Sepertinya Jakarta bukan bagian dari Indonesia,” pungkasnya.

Rupanya, tidak sedikit netizen yang mengomentari unggahan akun @bachrum_achmadi. Bahkan, unggahannya tersebut sampai berita ini diunggah telah disukai tiga ribuan netizen.
“Gimana sih, bukannya Sandi Uno itu sohibnya Anies, harusnya dibantuin promosi dong. Apa karena Formula E terindikasi banyak masalah makanya Sandi Uno gak mau bantu promosiin,” tulis akun @Gembul44061802.
“Bedain Program Prioritas Nasional sama program prioritas Anies,” tulis akun @Jonwiw29.
“Formula E disiarkan di 170 negara. Kok BUMN kita tdk mau ambil bagian sbg media promosi global?” tulis akun @kabildjafar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
