Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui satuan tugas (Satgas) Covid-19 terus bergerak melakukan upaya pencegahan dan antisipasi ancaman Virus Corona.
Kesiapsiagaan dan kewaspadan sangat penting dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Virus Covid 19, sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia untuk bersama mencegah sebaran Covid-19 di seluruh wilayah dan daerah di Indonesia.
“Hingga kini, kita terus bergerak melakukan upaya pencegahan, diantaranya yang kita lakukan adalah terus mengedukasi masyarakat untuk menjalankan kehidupan baru ditengah Pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, Satgas Covid-19 melalui tim tenaga kesehatan di setiap PKM hingga sekarang terus melakukan sosialisasi ini disetia Desa dan Kelurahan,” kata Juru bicara Satgas Covid-19 Jenepoonto, Suryaningrat, Senin, 7 Juni 2021.
Selain itu kata Suryaningrat, program Pemerintah yakni, vaksinasi terus dilaksanakan oleh tenaga kesehatan di Kabupaten Jeneponto.
“Cakupan vaksinasi kumulatif 17 persen, 10.316 capaian dari 50.642 sasaran, untuk cakupan vaksinasi Lansia 0,4 persen, 112 capaian dari 30.566 sasaran, dan cakupan vaksinasi cakupan petugas publik 28,5 persen, 8.128 capaian dari 27.514 sasaran, serta cakupan vaksinasi SDMK 118,3 persen, 2.085 capaian dari 1.762 sasaran,” ungkap Suryaningrat.
- Kembangkan UKM, Pemkab Jeneponto Verifikasi dan Mutahirkan Data
- Pemkab Jeneponto Ajak Warga Salat Idul Fitri 1447 H di Stadion Mini Turatea, 21 Maret 2026, ini Himbauannya
- Intip Pengumuman Hasil Selter Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Jeneponto
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Selter JPTP Pemkab Jeneponto, Ini Nama dan Jadwal Tahapan Selanjutnya
- Pemkab Jeneponto Resmi Buka Seleksi Terbuka JPT Pratama, 10 Jabatan Diperebutkan
Sementara, update penanganan di Covid-19 di Kabupaten Jeneponto menurut Suryaningrat, jumlah kumulatif terkonfurmasi positif Covid-19 sebanyak 1758.
“Jumlah kumulatif terkonfurmasi 1758, dengan rincian sembuh 1732, meninggal 24 , Kasus aktif 2 orang, yang dua orang itu sekarang sementara menjalankan isolasi mandiri,” jelas Suryaningrat.
Dimana sebelumnya, untuk mencegah penularan Covid-19, Satgas Covid-19 bersama tim Operasi Ketupat Polres Jeneponto melakukan penyekatan kendaraan pemudik di perbatasan Kabupaten Jeneponto – Takalar dan perbatasan Jenepoonto – Bataeng.
Penyekatan mulai dilakukan, Kamis, 6 Mei 2021, dan peyekatan dilakukan setelah diberlakukan pelarangan mudik.
Sesuai pantauan dilokasi sekira pukul 14.17 Wita, petugas menghentikan kendaraan umum maupun pribadi dan memeriksa surat bebas covid-19.
“Ini dilakukan berdasarkan instruksi pelarangan mudik, tentunya kita akan memeriksa dengan ketat surat bebas covid-19, jika pengendara tidak memiliki suker bebas covid-19, maka akan menjalani Swab, mereka yang menjalani tes swab antigen di tempat adalah pengguna jalan dengan keperluan pekerjaan,” ungkap juru bicara Satgas Covid-19 Jenepoonto, Suryaningrat, Jumat, 7 Mei 2021.
Menurutnya, kegiatan itu secara tidak langsung juga mendukung pelaksanaan operasi ketupat yang dilakukan oleh tim gabungan operasi ketupat tahun 2021.
Satgas Covid-19 Jenepoonto Lakukan Penyekatan Kendaraan di Perbatasan
“Hari ini kita mendukung kegiatan dari Polres Jeneponto operasi ketupat, dimana Dinas Kesehatan menyediakan mobile PCR dan swab antigen pada mereka pengguna jalan yang tidak membawa keterangan rapid antigen dalal hal ini untuk keperluan bekerja,” ujarnya dilokasi.
Dia menjelaskan, para pekerja yang akan masuk ke wilayah Jeneponto dengan kepentingan tertentu, wajib menunjukkan surat keteragan negatif antigen. Jika tak ada, mereka di swab.
“Ada surat tugasnya dan tidak membawa surat keterangan negatif rapid antigennya kita periksa di tempat ini,” ungkapnya.
Dalam beberapa jam penyekatan, petugas berhasil menjaring beberapa orang pekerja yang masuk ke Jeneponto.
“Yang bekerja, seperti tadi ada yang bekerja di PLTU, Bosowa kita berikan kesempatan untuk diperiksa rapid antigennya di tempat ini, untuk memastika bahwa mereka masuk di Jeneponto betul-betul negatif dari Covid-19,” terangnya.
Data sementara, ada 8 orang telah menjalani swab tes antigen karena tak mampu menunjukkan surat bebas Covid-19. Hasilnya negatif.
“Allhamdulillah sampai saat ini, kita sudah periksa 8 orang sampel semunya negatif. Mudah-mudahan tidak ada yang positif kita temukan di tempat ini,” ungkap Suryaningrat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
