Satker LHK SulSel Bersama Unhas dan Pemkab Barru Akan Laksanakan Aksi Penanaman Mangrove

Satker LHK SulSel Bersama Unhas dan Pemkab Barru Akan Laksanakan Aksi Penanaman Mangrove

R
Ismi Hehamahua
Redaksi

Tim Redaksi

terkini.id-Barru, Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (Desember) merupakan salah satu momentum penting yang mendorong pemerintah dan swasta serta berbagai elemen masyarakat untuk peduli terhadap pelestarian alam melalui penanaman pohon.

Satker LHK SulSel Bersama Unhas dan Pemkab Barru Akan Laksanakan Aksi Penanaman Mangrove

Sedemikian pentingnya momentum ini, sehingga pemerintah menetapkan tanggal 28 November sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 24 Tahun 2008 yang diperingati setiap tahunnya.

HMPI dan Bulan Menanam Nasional ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran serta kepedulian masyarakat tentang pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan. Selain itu, sebagai upaya adaptasi dan mitigasi aksi perubahan iklim.

Adapun sasarannya (outcome) yakni;
1.Terselenggaranya Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2022;
2. Menanam pohon sebagai aksi nyata dalam upaya memperbaiki kondisi lingkungan pesisir dan meningkatkan sumber daya hutan untuk mengatasi perubahan iklim.

Serta hasil output yang dihasilkan antara lain;
1. Tertanamnya 10.000 bibit pohon mangrove;
2. Terciptanya kepedulian terhadap perubahan iklim oleh pemerintah, swasta dan berbagai elemen masyarakat.

Terkait perubahan iklim di Indonesia, berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dalam 30 tahun terakhir terjadi kenaikan suhu sekitar 0,1 derajat celsius.

Kenaikan tersebut terlihat kecil, namun dampaknya dapat dilihat dengan musim kemarau yang
semakin kering hingga 20 persen di beberapa wilayah Indonesia seperti di Sumatera Selatan, Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Kondisi tersebut merupakan tantangan yang membutuhkan langkah antisipatif, agar kita mampu mengatasi secara tepat. Pemerintah, Swasta dan Masyarakat dapat berperan dalam mitigasi dengan melakukan hal-hal kecil yang dapat mengurangi emisi gas rumah kaca seperti menanam pohon.

Pohon diketahui mempunyai fungsi yang sangat penting dalam perannya sebagai bahagian upaya meredam kenaikan gas rumah kaca (GRK) sebagai penyebab utama pemanasan global dan perubahan iklim.

Seperti ‘spons’ atau ‘busa’ pohon menyerap karbondioksida yang dihasilkan oleh kegiatan-kegiatan yang dilakukan manusia dan makhluk hidup lainnya. Menanam pohon menjadi solusi termurah dan paling efektif dalam mengatasi perubahan iklim.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.