Terkini.id, Makassar – Kebakaran dahsyat melanda di kawasan Lepping 2 Jalan Muhammad Tahir Kelurahan Jongayya Kecamatan Tamalate Makassar pada Rabu 11 Agustus 2021 Kemarin.
Sebanyak 95 rumah ludes dilalap api, 15 lainnya terdampak dari 123 KK. Jumlah warga yang kehilangan tempat tinggal saat ini kurang lebih 400 orang.
Peristiwa ini menyisakan kisah yang di luar nalar. Sebuah rumah masih berdiri kokoh dan menjadi pemandangan berbeda dengan bangunan lain yang tinggal puing sisa kebakaran.

Rumah yang terletak di lorong 3 tersebut milik sepasang suami istri bernama Rudi Daeng Rafi dan Irmawati Daeng Puji yang memiliki empat orang anak.
Berdasarkan pantauan terkini.id, pada Kamis 12 Agustus 2021 siang, rumah itu terlihat tetap kokoh di antara rumah sekelilingnya yang telah hangus habis terlalap api saat peristiwa kebakaran terjadi.
Bahkan rumah dengan cat kuning kombinasi hijau dan terletak di tengah lokasi kebakaran, dimana tampak pada kanan dan kiri, serta belakang dan depan tinggal puing, penampakan rumah milik pedagang pakaian tersebut masih terlihat jelas warna aslinya.
Bahkan antena televisi masih berdiri kokoh lengkap dengan kabel, isi rumah masih utuh, bingkai foto, raket yang menempel di dinding rumah masih tampak yang sedikit berlubang. Meteran listrik rusak, itu pun tidak sampai menyentuh bagian dalam rumah.
Pemilik rumah, Irmawati Daeng Puji saat ditemukan redaksi terkini.id, mengatakan
bahwa saat kejadian ia hendak mandi. Mengaku hanya memakai sarung. Suami dan empat orang anaknya juga sedang berada dalam rumah.
“Saat kejadian, saya mau mandi, tiba-tiba warga berlarian dan berteriak kalau ada kebakaran. Saya melihat api sangat besar. Saat melihat ke luar rumah, api sudah melahap rumah-rumah tetanggaku,”bebernya.
Ia juga mengaku ia tetap berdiri di sekitaran rumahnya dengan terus berdzikir, dan suami melafazkan adzan.
“Saya berdoa terus, berdzikir tiada henti. Saya tidak tahu kenapa bisa selamat, yang saya tahu api sudah sangat tinggi di luar. Orang-orang berlarian,” ucapnya.

Saat ini dikunjungi di rumahnya, Irmawati maupun Rudi tampak membetulkan aliran listrik di rumahnya dan juga memperbaiki atap rumah bahkan membantu ibu mertua mereka yang ikut menjadi korban dari kebakaran tersebut.
“Saya bersyukur karena doa-doa kami didengarkan Allah. Saya sujud syukur, menangis saat melihat rumahku masih berdiri kokoh. Terima kasih ya Allah. Semoga ujian ini bisa kita jalani dengan penuh ikhlas,”urai Irmawati dengan penuh isak tangis.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran menghanguskan 95 rumah warga di permukiman padat penduduk di Jalan Muhammad Tahir Makassar itu, penyebabnya diduga kompor gas meledak di salah satu rumah warga.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Muhammad Tahir Makassar pada Rabu 11 Agustus 2021 pagi itu, penyebabnya diduga kompor gas meledak di salah satu rumah warga.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
