Saudi Tutup Penuh Layanan Umrah, Bagaimana Ibadah Haji 2020?

Saudi Tutup Penuh Layanan Umrah, Bagaimana Ibadah Haji 2020?

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Arab Saudi pada Rabu 4 Maret 2020 menutup sementara aktivitas “umrah” untuk semua warga, baik itu di Arab Saudi dan pengunjung dari luar Arab.

Kebijakan penundaan total itu untuk mencegah penularan wabah virus corona ke negara kerajaan ‘penjaga’ dua kota suci itu.

Media Internasional, Channel News Asia menyebut, Arab Saudi menyampaikan bahwa keputusan menutup umrah sepanjang tahun ini merupakan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, sekaligus memicu ketidakpastian tentang ibadah haji 2020.

Seperti diketahui, Kerajaan telah menghentikan ziarah bagi pendatang dan warganya sendiri, setelah negara itu mengumumkan kasus infeksi coronavirus kedua pada seorang pria Saudi yang kembali dari Iran.

Kerajaan tersebut menyampaikan penangguhan itu bersifat sementara. Tetapi dengan umrah yang menarik jutaan orang setiap tahunnya, keputusan itu memiliki dampak potensial yang sangat besar.

Baca Juga

Negara Teluk tersebut telah memutuskan “untuk menangguhkan umrah sementara waktu bagi warga dan penduduk di kerajaan itu”, sebut pernyataan resmi kementerian dalam negeri yang disampaikan Badan Pers Saudi.

Mereka juga dilarang melakukan “kunjungan ke masjid Nabi di Madinah”, menurut tweet kementerian luar negeri.

Pemerintah Saudi, yang khawatir akan penyebaran coronavirus di Timur Tengah, pekan lalu menangguhkan visa untuk umrah dan melarang warga dari Dewan Kerjasama Teluk yang beranggotakan enam negara memasuki Mekah dan Madinah.

Pasien kedua yang dikonfirmasi positif corona diketahui telah menemani seorang pria Saudi yang dinyatakan positif pada hari Senin lalu. Keduanya masuk kembali ke kerajaan melalui Bahrain dan berusaha menyembunyikan riwayat kunjungannya ke Iran dari otoritas perbatasan, menurut kementerian kesehatan.

Umrah, yang mengacu pada ziarah Islam ke Mekah yang dapat dilakukan setiap saat sepanjang tahun, menarik jutaan Muslim dari seluruh dunia setiap tahunnya.

Keputusan untuk menunda umrah datang menjelang bulan puasa Ramadhan yang dimulai pada akhir April, yang merupakan periode yang diminati oleh para jemaah.

Situs suci, yang menarik jutaan peziarah setiap tahun, adalah penghasil pendapatan utama bagi Arab Saudi.

Asia News Channel menulis, pemerintah berharap untuk menyambut 30 juta peziarah ke kerajaan setiap tahun pada tahun 2030.

Ibadah Haji

Meski begitu, media internasional bloomberg menyebut Arab Saudi belum melakukan penghentian untuk ibadah haji yang bersifat wajib.

Abdulaziz Wazzan, seorang wakil menteri di Kementerian Haji dan Umrah Saudi Arabia menyampaikan bahwa ini adalah pertama kalinya Arab Saudi menghentikan ibadah umrah secara total untuk semua negara.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.