Sebanyak 23,3 Persen Balita di Parepare Mengalami Stunting

Terkini.id, Parepare – Dinas Kesehatan Parepare menggelar konvergensi pencegahan stunting untuk menekan angka stunting, di Balai Ainun Parepare, Selasa, 17 September 2019.

Stunting patut diwaspadai karena membuat anak-anak tidak tumbuh. Sehingga tubuhnya menjadi pendek bahkan pertumbuhannya melambat serta berat badan rendah.

Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Universitas Hasanuddin, Abdul Razak Thaha, dibuka Wakil Walikota Parepare Pangerang Rahim.

Pangerang Rahim dalam sambutannya mengatakan, dari riset kesehatan dasar Kementerian Kesehatan ditahun 2018, setidaknya menemukan 30,8 persen anak balita yang mengalami stunting.

Parepare sendiri, jelas Pangerang, terdapat anak balita stunting sebesar 39,6% ditahun 2013 silam. Sementara ditahun 2018 berhasil menurun hingga 23,3%.

Meski terjadi penurunan secara drastis hingga 16,3%, kata Pangerang, namun melihat dampak stunting terhadap kualitas Sumber Daya Manusia SDM), maka pemerintah berharap, angka tersebut dapat ditekan serendah mungkin.

“Butuh kesadaran bersama jika kondisi yang memprihatinkan ini, kita harus keroyok bersama. Ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan semata, melainkan tanggung jawab kita bersama,” papar Pangerang.

Berita Terkait
Komentar
Terkini