Sebelum Meninggal, Pasien Covid-19 di Makassar Sempat Menunaikan Salat

Sebelum Meninggal, Pasien Covid-19 di Makassar Sempat Menunaikan Salat

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, Makassar – Dokter Adnan Ibrahim meninggal dunia Jumat 15 Agustus 2020 sore kemarin di RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Sebelum meninggal dunia, dokter Spesialis di Rumah Sakit Pelamonia, Makassar, dan Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat, Makassar sempat menunaikan salat.

Diketahui, Adnan menghembuskan nafas yang terakhir di tengah perjuangan melawan Covid-19 di RS Wahidin Sudirohusodo.

Adnan merupakan dokter kelima di kota berjuluk kota Daeng ini meninggal dunia akibat Covid-19.

Humas Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kota Makassar dr Wachyudi Muchsin mengatakan selama ini Adnan ikut berjuang membantu menangani para pasien Covid-19 di kota Makassar.

Baca Juga

Menurut dokter koboi sapaan akrab Wachyudi menyampaikan bahwa pada hari terakhir menjelang kematian, Almarhum yang ketika itu kondisi kesehatannya melemah, namun tetap menunaikan kewajiban salat subuh, meski menjalankannya di atas tempat tidur.

Putra dari dokter Ibrahim Samad itu juga dikenal sebagai pribadi yang baik semasa hidupnya. Sejumlah orang pun memberi kesaksian tentang almarhum,” beber Wachyudi seperti dikutip suaracom jaringan terkini.id.

Adnan merupakan alumnus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Jenazah Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman khusus milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang berada di Macanda, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

“Kepergian dokter Adnan menambah duka mendalam. Sudah lima dokter di Makassar gugur di pertempuran kemanusiaan Covid-19,” katanya.

“Insya Allah sejawat, guru dan senior kami amal ibadahnya diterima Allah SWT Alfatihah,” tutup Yudi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.