Terkini.id, Jakarta – Pendakwah Aa Gym menilai bahwa seharusnya para pejabat negara yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wapres Ma’aruf Amin dan para menteri divaksin lebih duluan sebelum tenaga kesehatan.
Hal itu, kata Aa Gym, agar masyarakat yakin dan percaya bahwa vaksin tersebut aman untuk digunakan.
“Memang bagus vaksin kalau sudah terbukti teruji, supaya masyarakatnya percaya, ya pak Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, para Menteri, dan para Jenderal yang pemberani-pemberani itu harus berani divaksin dulu, kalau nanti ingin masyarakat yakin,” kata Aa Gym, Rabu 16 Desember 2020 seperti dikutip dari Suara.com.
Setelah para pejabat negara, kata Aa Gym, barulah giliran tenaga kesehatan dan kemudian masyarakat umum.
“Nanti barisan kedua mungkin petugas kesehatan,” ujar pendakwah bernama lengkap Abdullah Gymnastiar ini.
- Pendaftaran SPMB Makassar 2026 Dimulai 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun
- Sejumlah SPPG di Jeneponto Berhenti Beroperasi, Tanda Tanya Afiliasi dengan Eks Pimpinan BGN?
- Rayakan 4 Dekade, IKA SMADA 86 Makassar Tetapkan Rudy Goni Kembali Pimpin Periode 2026--2030
- Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Bolaang Mongondow
- Kesempatan Emas, Raih Voucher Listrik dengan Beli Token Listrik di PLN Mobile
Menurut Aa Gym, jika tenaga kesehatan menjadi barisan pertama yang disuntik vaksin sebelum pejabat negara, maka akan mempengaruhi keyakinan masyarakat terhadap keamanan vaksin.
“Kalau petugas kesehatan duluan kemudian para pemimpinnya nanti, nanti jadi gimana, keyakinannya berkurang,” ujar Aa Gym.
“Jadi resikonya memang keyakinan ini harus ada dengan bukti, kalau ada bukti ini aman dan halal dan bermanfaat seharusnya tidak ada keraguan,” tambahnya.
Diketahui, sebanyak 1,2 juta vaksin COVID-19 Sinovac telah tiba di Indonesia dan akan menyusul 1,8 juta dosis. Vaksin tersebut didatangkan langsung dari China.
Rencananya, vaksin Sinovac tersebut akan diprioritaskan lebih dulu untuk disuntikkan ke para tenaga kesehatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
