Terkini.id, Jakarta – Pendakwah Aa Gym menilai bahwa seharusnya para pejabat negara yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wapres Ma’aruf Amin dan para menteri divaksin lebih duluan sebelum tenaga kesehatan.
Hal itu, kata Aa Gym, agar masyarakat yakin dan percaya bahwa vaksin tersebut aman untuk digunakan.
“Memang bagus vaksin kalau sudah terbukti teruji, supaya masyarakatnya percaya, ya pak Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, para Menteri, dan para Jenderal yang pemberani-pemberani itu harus berani divaksin dulu, kalau nanti ingin masyarakat yakin,” kata Aa Gym, Rabu 16 Desember 2020 seperti dikutip dari Suara.com.
Setelah para pejabat negara, kata Aa Gym, barulah giliran tenaga kesehatan dan kemudian masyarakat umum.
“Nanti barisan kedua mungkin petugas kesehatan,” ujar pendakwah bernama lengkap Abdullah Gymnastiar ini.
- Benz Cafe Makassar Padukan Kuliner dan Permainan Mahjong dalam Satu Destinasi di Jantung Kota
- Poltekpar Makassar dan Kemenpar Sukses Selenggarakan PARDAS Angkatan V Tahun 2026
- PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk Generasi Penggerak Keberlanjutan di Lutim
- Kebakaran di Jeneponto, Tiga Rumah Ludes Terbakar, 1 Orang Mengalami Luka Bakar
- Bupati Pangkep M. Yusran Lalogau Dilantik Pimpin IKA Perikanan Unhas Periode 2026-2030
Menurut Aa Gym, jika tenaga kesehatan menjadi barisan pertama yang disuntik vaksin sebelum pejabat negara, maka akan mempengaruhi keyakinan masyarakat terhadap keamanan vaksin.
“Kalau petugas kesehatan duluan kemudian para pemimpinnya nanti, nanti jadi gimana, keyakinannya berkurang,” ujar Aa Gym.
“Jadi resikonya memang keyakinan ini harus ada dengan bukti, kalau ada bukti ini aman dan halal dan bermanfaat seharusnya tidak ada keraguan,” tambahnya.
Diketahui, sebanyak 1,2 juta vaksin COVID-19 Sinovac telah tiba di Indonesia dan akan menyusul 1,8 juta dosis. Vaksin tersebut didatangkan langsung dari China.
Rencananya, vaksin Sinovac tersebut akan diprioritaskan lebih dulu untuk disuntikkan ke para tenaga kesehatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
