Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera menanggapi kabar terkait waspada banjir bandang yang diperkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi di daerah Indonesia.
Dilansir CNN Indonesia, BMKG mengeluarkan peringatan dini terhadap Wilayah-wilayah rawan banjir yang ada di Indonesia.
Menurut data BMKG pada priode 8 Novermer 2021 pukul 07.00 WIB s/d 9 November 2021 pukul 07.00 WIB, lima wilayah yang masuk dalam kategori siaga banjir bandang meliputi Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Tengah.
Dalam hal ini, Mardani Ali sera menghimbau rekan-rekannya untuk meningkatkan kewaspadaan seiring datangnya musim hujan yang bersamaan dengan fenomena la nina.
Politisi PKS tersebut juga mengatakan bahwa dengan adanya curah hujan yang tinggi, potensi longsor di kawasan dengan lereng yang curam juga akan meningkat.
- Setiba dari Jakarta, Bupati Sidrap Langsung Tinjau Banjir Amparita
- Banjir Landa Sejumlah Wilayah Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
- Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI--RISE Indonesia
- Pemkot Makassar Terjunkan 40 Satgas Drainase Gerak Cepat Bersihkan Saluran Air di Jalan Urip dan Pettani
- Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Banjir di Bantaeng
Hal tersebut disampaikan Mardani Ali Sera pada cuitan akun Twitter pribadinya @MardaniAliSera pada Senin, 8 Nobember 2021.
“Rekan2 mari tingkatkan kewaspadaan seiring datang nya musim hujan bersama fenomena La Nina,” Ujar Mardani Ali Sera, seperti dikutip terkini.id dari cuitan @MardaniAliSera pada Selasa, 9 November 2021.
“Dengan tingginya curah hujan, potensi longsor juga akan meningkat terutama di kawasan dengan lereng curam. Kita juga berharap bencana banjir saat ini tidak meluas & tidak banyak merusak lahan pertanian,” Kata Mardani Ali Sera.
Selanjutnya, Politisi PKS tersebut juga menekan pemerintah untuk memilah-milah produksi pertanian yang berpotensi terancam gagal.
Menurutnya, jika produksi pertaian gagal akibal lahan pertanian yang tersapu bencana, masyakat yang akan menangung akibatnya.
“Pemerintah perlu memilah-milah produksi pertanian apa yang akan terancam produksinya. Karena jika produksi pertanian anjlok akibat lahan pertanian tersapu bencana, masyarakat luas yang akan menanggungnya,” Kata Politisi PKS.
Kemudian, Mardani Ali Sera juga menegaskan bahwa jangan sampai harga produk pertanian melonjak tinggi dipasaran.
“Jangan sampai harga produk pertanian melonjak di pasar karena produksi yang turun akibat banjir, pemerintah baru mencari jalan keluar untuk mengatasinya,” pungkas Mardani Ali Sera.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
