Terkini.Id, Jakarta – Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjawab permintaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar rekayasa cuaca dilakukan di Jawa Tengah buntut banjir yang terjadi di Semarang.
Dwikorita memastikan pihaknya sudah mulai melakukan rekayasa cuaca itu sejak pagi tadi.
Dwikorita mengatakan rekayasa cuaca itu akan dilakukan hingga sore nanti pukul 18.00 WIB. Permintaan ini menyusul suksesnya rekayasa cuaca pada malam tahun baru kemarin.
“Direncanakan sampai pukul 18.00 WIB hari ini dilakukan rekayasa cuaca,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta ada rekayasa cuaca di Jawa Tengah. Sebab, beberapa daerah di Jateng mengalami hujan lebat cukup lama dan kebanjiran.
- Makassar Siaga Hadapi Kemarau Ekstrem, Damkarmat Aktifkan 7 Posko
- Musim Kemarau 2026 Diperkirakan Lebih Ekstrem, BMKG Minta Antisipasi Dini
- Gempa Sulut dan Maluku Utara M7,6 Berpotensi Tsunami di Wilayah Ternate Hingga Bitung
- Hari Meteorologi Sedunia, Duta Lingkungan Gowa Muqaddimal Mukrimin Ajak Masyarakat Peduli Iklim
- Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel hingga Awal Maret, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Ganjar Pranowo mengajukan permintaan kepada pihak Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk melakukan rekayasa cuaca di Jawa Tengah akibat bencana banjir yang sering terjadi.
Dalam hal ini, pihak BMKG memberikan jawaban melalui Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati.
Dwikorita menjelaskan bahwa rekayasa cuaca sudah dilakukan sejak pagi ini, dan akan berlanjut hingga pukul 18.00 WIB nanti.
“Mulai pagi tadi,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu, 1 Januari 2023, dilansir detik.com.
Ganjar mengatakan, menurut informasi dari BMKG, cuaca Jawa Tengah pada Minggu,1 Januari 2023, ini masih hujan dan intensitasnya diprakirakan lebih tinggi dari hari ini.
“Komunikasi sama BMKG ya, kita coba minta agar dilakukan rekayasa cuaca, diintervensi, kemarin kita sudah sampaikan kondisi kedaruratan ini, sekaligus malah dapat informasi baru, besok masih akan seperti ini malah diperkirakan lebih lama lagi,” kata Ganjar saat meninjau Stasiun Tawang yang kebanjiran, Sabtu, 31 Desember 2022.
Untuk diketahui, Kota Semarang dilanda banjir di sejumlah titik. Kawasan Stasiun Tawang dan beberapa titik di sekitar Kota Lama Semarang juga ikut terendam. Polder Tawang pun meluap.
EVP KAI Daop 4 Semarang Wisnu Pramudyo mengatakan ada beberapa perjalanan kereta yang terlambat.
Ada pula dua kereta lokal KA Joglosemarkerto terpaksa dibatalkan perjalanannya. Penumpang bisa refund 100 persen atau memilih perjalanan berikutnya.
Kota-kota di Jawa Tengah memang saat ini rawan sekali terkena banjir, khususnya ibukota Jateng yaitu Semarang, yang bahkan sudah mengalami banjir sejak beberapa waktu yang lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
