Sebut Jaksa Sadis, Rizieq Turut Seret Diaz Hendropriyono: Sebagaimana Ayahnya, Terus Mengejar agar Saya Dihukum Berat!

Terkini.id, Jakarta – Dalam sidang terbaru, tudingan Habib Rizieq Shihab (HRS) dinilai sejumlah pihak telah melebar ke mana-mana.

Selain menyebut jaksa yang menurutnya sadis, ia juga menyeret nama AM Hendropriyono dan sang putra, Diaz Hendropriyono.

Dilansir terkini.id dari Winnetnews pada Sabtu, 12 Juni 2021, hal itu dibeberkan Rizieq saat duduk di kursi terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

Baca Juga: Habib Rizieq Ngaku Dapat Pesan dari Rasulullah: Disampaikan ke Saya

Di sana, Rizieq Shihab membacakan nota pembelaan alias pleidoi atas tuntutan enam tahun penjara dirinya.

Awalnya, Rizieq menuding upaya jaksa yang menuntutnya merupakan upaya jahat hingga ia menyebutnya sadis.

Baca Juga: Sindir Pedas Rizieq, Husin Shihab: Bagaimana Mungkin Revolusi Akhlak sementara...

“Karena semua itulah saya tidak kaget dengan tuntutan sadis JPU (jaksa penuntut umum) untuk memenjarakan saya selama enam tahun, sebab sejak awal rekayasa kasus ini sudah sangat nyata dan kasatmata,” ujar Rizieq pada Kamis, 10 Juni 2021, seperti dikutip terkini.id.

Dalam pleidoi itu, Rizieq juga memaparkan perihal penembakan hingga tewas enam anggota laskar FPI yang mengawalnya.

Mantan pentolan FPI itu tiba-tiba menuding Diaz Hendropriyono berada di balik penembakan enam anggota laskarnya.

Baca Juga: Sindir Pedas Rizieq, Husin Shihab: Bagaimana Mungkin Revolusi Akhlak sementara...

“Apalagi saat pertama kali saya ditahan dalam kasus kerumunan Petamburan. Pada tanggal 12 Desember 2020, salah satu staf Presiden Bidang Intelijen, Diaz Hendropriyono, yang diduga kuat terlibat dalam pembantaian enam laskar pengawal saya pada tanggal 7 Desember 2020, langsung memposting pesan singkat dalam akun Instagram dan Twitter resminya dengan bunyi ‘Sampai Ketemu di 2026’,” beber Rizieq panjang lebar.

“Ini isyarat jelas tentang rencana mengkandangkan saya untuk waktu yang lama,” tudingnya.

Ia lantas mengatakan bahwa Diaz sama saja dengan ayahnya, AM Hendropriyono, yang secara terus-menerus ‘mengejar’nya agar diberi hukuman berat.

“Diaz sebagaimana ayahnya, AM Hendropriyono, masih belum puas dengan pembantaian enam laskar pengawal saya sehingga masih terus mengejar agar saya dihukum berat,” pungkas Rizieq Shihab.

Bagikan