Sebut Pendukung Anies Bohong, Akademisi UI: Rumah DP Nol Bukan Bantu Rakyat Kecil

Sebut Pendukung Anies Bohong, Akademisi UI: Rumah DP Nol Bukan Bantu Rakyat Kecil

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Akademisi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando menilai kaum terdidik pendukung Anies Baswedan sudah berbohong dengan menyebut program Rumah DP Nol diterapkan untuk membantu rakyat kecil.

Menurut Ade, sejak masa kampanye Anies Baswedan di Pilgub DKI lalu akal sehat masyarakat sudah tahu bahwa program Rumah DP Nol tersebut tidak mungkin diterapkan untuk bantu rakyat kecil.

“Sejak kampanye Anies, dengan akal sehat kita sudah tahu bahwa Program Rumah Murah DP Nol itu tidak mungkin diterapkan untuk bantu rakyat kecil,” kata Ade Armando lewat cuitannya di Twitter, Kamis 18 Maret 2021.

Hal itu disampaikan dosen ilmu komunikasi UI ini menanggapi syarat batas penghasilan pembeli rumah DP nol yang dinaikkan dari Rp7 juta menjadi Rp14 juta.

Maka dari itu, Ade Armando pun menilai kaum terdidik pendukung Anies Baswedan sudah berbohong lantaran menyebut program itu untuk membantu rakyat kecil.

Baca Juga

“Tapi kaum terdidik pendukung Anies berbohong dengan bilang itu mungkin. Sekarang, mana suara mereka,” tuturnya.

Namun, dalam cuitannya itu Ade Armando tidak menyebutkan secara detail siapa pihak kaum terdidik pendukung Anies yang ia maksud tersebut.

Sebelumnya, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta Sarjoko mengatakan penetapan batasan penghasilan tertinggi program Rumah DP nol rupiah naik menjadi Rp14,8 juta.

Hal itu, kata Sarjoko, bertujuan untuk memperluas cakupan masyarakat penerima manfaat.

Sarjoko menyebut perluasan untuk program Rumah DP Nol itu sesuai dengan perhitungan pemerintah pusat pada lampiran II dari Peraturan Menteri PUPR Nomor 10/PRT/M/2019.

Dalam peraturan itu, batas penghasilan rumah tangga MBR sebesar Rp12,3 juta rupiah setelah sebelumnya Rp7 juta.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.