Sebut PKS Penganut Radikal, Politikus PDIP: Negara Hancur karena Khilafah

Terkini.id, Jakarta – Politikus PDIP, Dewi Tanjung menyebut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai penganut paham radikal. Lantaran hal itu, ia mengaku banyak pihak yang keberatan dengan penilaiannya tersebut.

Hal itu disampaikan Dewi Tanjung lewat cuitannya di Twitter, seperti dilihat pada Sabtu 10 April 2021.

“Kadrun otaknya Sempit. Ada orang Keberatan Nyai Bilang PKS penganut Paham Radikalisme,” cuit Dewi Tanjung.

Baca Juga: PKS Minta Pemerintah Utus Pasukan ke Palestina, Ferdinand: Usulan Bodoh

Keberatan tersebut, kata Dewi, dilayangkan sejumlah pihak itu lantaran ada sanak keluarganya yang ikut dalam pengajian PKS.

Ia pun menegaskan, tidak peduli jika sanak keluarganya itu mau ikut pengajian di PKS atau di tempat manapun.

Baca Juga: Postingan Diduga Ruhut Sitompul: PDIP Pasti Menang, Rakyat Percaya Kami

“Katanya bininya Ngaji di PKS Nyai Jawab BiniMu ngaji diNU atau Ngaji di Surga pun Nyai Ngga Peduli,” ujar Dewi Tanjung.

Menurut kader PDIP ini, dirinya tidak peduli dengan hal itu lantaran hanya fokus membela negara dan bukannya partai yang menurutnya telah berkhianat kepada Bangsa Indonesia.

“Karna Nyai Bela Negara Bukan Bela Partai Pengkhianat Bangsa,” tegas Dewi Tanjung.

Baca Juga: Tanggapi Pernyataan Rocky Gerung, PDIP: Ceramah Tengku Zul Gak Berkualitas

Politisi PDIP ini pun menegaskan bahwa Negara Indonesia saat ini hancur karena paham khilafah yang dibawa oleh pendukung radikalisme tersebut.

“Negara ini hancur karena Kilafah,” ungkap Dewi Tanjung.

Sebelumnya, Dewi Tanjung menuding PKS sebagai partai pembela teroris dan khilafah lantaran menolak terbitnya Perppu Anti Terorisme dan Radikalisme.

Hal itu diungkapkan Dewi Tanjung menanggapi pernyataan Politisi PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) yang disebutnya keberatan dengan Perppu tersebut.

“Kenapa si Hidayata Nur Wahid PKS ini yang keberatan Presiden mau mengeluarkan Perppu Anti Terorisme dan Radikalisme PKS Terganggu yaa Partai pembela Teroris dan Kilafah?,” kata Dewi Tanjung lewat kicauannya di Twitter.

Dewi pun meminta masyarakat agar cerdas memilih partai dan sebaiknya tidak memilih partai yang berkhianat kepada NKRI dan membela khilafah.

“Kepada masyarakat Cerdaslah dalam memilih Partai apalagi yang Berkhianat kepada NKRI dan mereka membela Kilafah,” ujarnya.

Bagikan