Terkini, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto ambil bagian penting dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring, Senin, 11 Mei 2026. Bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, kegiatan ini menjadi momen strategis bagi pemerintah daerah untuk menyatukan langkah dengan kebijakan nasional, sekaligus menyerap arahan penting terkait tata kelola pemerintahan dan pembangunan sumber daya manusia.
Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, Penjabat Sekretaris Daerah, Dr. Aspa Muji, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Mustakbirin, Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto, Dr. H. Alfian Afandy Syam, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jeneponto. Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi daerah ini menegaskan komitmen penuh Jeneponto dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas daerah.
Arahkan Tata Kelola Bersih: Pendidikan Anti Korupsi Jadi Kunci Utama
Kegiatan dimulai dengan sambutan utama dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus. Dalam paparannya yang menjadi sorotan utama, ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi dan pembangunan pemerintahan yang bersih tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum semata. Menurutnya, akar permasalahan harus disentuh melalui pendekatan pendidikan dan pembentukan karakter sejak dini.
“Membangun pemerintahan yang transparan, berintegritas, dan bebas dari korupsi adalah tanggung jawab kita bersama. Strategi utamanya ada pada pendidikan anti korupsi. Ini bukan hanya soal aturan atau hukum, tapi menanamkan budaya jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam diri setiap elemen bangsa. Jika karakter ini kuat, maka pelayanan publik akan berkualitas dan kepercayaan masyarakat terjaga,” tegas Wakil Menteri.
- IKAFE Unhas Ingatkan Ancaman 'Drifting Economy', Stabilitas Bisa Kehilangan Daya Dorong Transformasi
- Honda ADV Chapter Gowa dan Gowata Sakti Motor Gelar Aksi Sosial di Masjid Al Arif
- Kejar Akreditasi Unggul, Prodi D3 Hortikultura Polbangtan Kementan Jalani Asesmen Lapangan
- Anggiat Sinaga: PHRI Selayar Harus Siap Hadirkan Layanan Hospitality Berkualitas
- Duel Ketat di Buriram, Herjun dan Arbi Bawa AHRT Tetap Kompetitif
Pesan ini diterima baik oleh seluruh peserta rapat dari Jeneponto. Bagi Pemkab Jeneponto, arahan ini menjadi landasan baru untuk memperkuat sistem kerja birokrasi di daerah, memastikan setiap penggunaan anggaran dan pelayanan berjalan akuntabel.
Perkuat Karakter Generasi: Integritas dari Lingkungan Pendidikan
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi penting dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Ia menyoroti peran strategis dunia pendidikan sebagai garda terdepan pembentukan karakter bangsa. Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak anak cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak mulia, jujur, dan berintegritas tinggi.
“Penguatan pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan. Nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab harus tertanam kuat sejak di bangku sekolah. Generasi yang berdaya saing tinggi adalah mereka yang tidak hanya pintar, tapi juga punya prinsip dan integritas yang kokoh. Inilah modal besar bagi masa depan daerah dan negara,” ujar Prof. Abdul Mu’ti.
Poin ini menjadi perhatian khusus bagi Pemkab Jeneponto, yang selanjutnya akan mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam program-program pembangunan manusia dan pendidikan di wilayahnya.
Fokus Utama: Kendalikan Inflasi, Jaga Harga & Daya Beli Masyarakat
Selain membahas aspek pemerintahan dan pendidikan, inti dari rapat koordinasi ini adalah penyamaan persepsi dan penyusunan langkah strategis pengendalian inflasi di daerah. Kementerian Dalam Negeri menekankan perlunya sinergi yang erat, padu, dan berkelanjutan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Fokus utamanya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, menjamin ketersediaan pasokan barang, serta melindungi daya beli masyarakat agar tetap terjaga. Daerah diminta aktif memantau pergerakan harga di pasar, berkoordinasi dengan pelaku usaha, serta segera mengambil langkah antisipasi jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.
Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, usai mengikuti kegiatan ini menyatakan bahwa Pemkab Jeneponto siap menjalankan seluruh arahan tersebut. “Kami akan segera tindaklanjuti hasil rapat ini. Pengendalian inflasi, pemerintahan bersih, dan pendidikan karakter adalah prioritas kami. Sinergi pusat dan daerah adalah kunci agar kebijakan tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya langsung oleh warga Jeneponto,” ucapnya.
Rakor ini menjadi bukti nyata komitmen bersama bahwa pembangunan daerah tak berjalan sendiri, melainkan beriringan dengan nilai integritas, pendidikan yang berkualitas, dan ekonomi yang stabil — demi mewujudkan Jeneponto yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
