Sedih! Jelang Akhir Tahun 2021 Muncul Penyakit Mematikan di Sudan Selatan

Sedih! Jelang Akhir Tahun 2021 Muncul Penyakit Mematikan di Sudan Selatan

EP
Alfiyah Rizzy
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sebanyak 97 orang di Fangak, Sudan Selatan tewas akibat penyakit misterius yang masih diinvestigasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia: WHO (World Health Organization).

Di satu sisi, banjir besar sedang melanda wilayah Fangak sehingga ahli medis WHO menggunakan helikopter menuju lokasi tersebut untuk memulai investigasi.

Komisaris Kabupaten Fangak, Biel Boutros Biel mengatakan kematian pertama penyakit misterius ini menimpa seorang wanita tua sebagaimana dilansir terkini.id dari detikHealth.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Sudan Selatan mengatakan mayoritas korban tewas terdiri dari lansia dan anak-anak usia 1-14 tahun.

Berikut gejala-gejala dari penyakit misterius ini: batuk, diare, demam, nyeri dada, sakit kepala, hilang nafsu makan, nyeri sendi, dan lemahnya tubuh.

Baca Juga

Adapun juru bicara WHO Afrika, Collins Boakye-Agyemang, menyebutkan pihak WHO sudah mulai menyelidiki wabah penyakit misterius sejak bulan November 2021.

Awalnya, WHO menebak penyakit misterius ini merupakan wabah kolera yang ditularkan melalui air yang terkontaminasi sebab bencana banjir besar.

Untuk memastikannya, WHO pun menguji sampel dari pasien. Namun, sampel berbunyi negatif untuk penyakit kolera.

Di sisi lain, kelompok kemanusiaan international Médecins Sans Frontières (Dokter Tanpa Batas) menyebut banjir memang sebagai “badai sempurna” untuk wabah penyakit.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.