Sejumlah Dokter Lontarkan Protes Terhadap Video Viral Luna Maya Soal Covid-19

Luna Maya
Video Luna Maya dengan dr Indro Cahyono soal Covid-19. (Foto: Instagram)

Terkini.id, Jakarta – Unggahan video Luna Maya terkait virus Corona atay COVID-19 menuai protes dan kritikan dari sejumlah dokter di Indonesia.

Dalam video viral tersebut, Luna Maya tengah berbincang bersama dokter hewan (drh) Indro Cahyono.

Video itu sendiri diunggah pada 12 April 2020 di Channel YouTube Luna Maya dan sontak viral di media sosial.

Netizen menilai video itu terkesan menganggap remeh virus Corona (COVID-19).

Dalam video itu, drh Indro mengungkapkan bahwa dari jumlah korban meninggal belum ada yang meninggal karena COVID-19.

Baca juga:

Penyampaiannya tersebut sontak menuai protes dan kritikan dari sejumlah dokter. Salah satunya datang dari dr Berlian Idriansyah Idris.

Lewat alun Twitternya, dr Berlian membantah sejumlah pernyataan yang dilontarkan drh Indro yang menyebut COVID-19 tidak berbahaya.

“Dear @LunaMaya26 & drh. Moh Indro Cahyono, penjelasan video ini salah & berpotensi membuat masyarakat meremehkan risiko tertular virus SARS-COV-2 yang menyebabkan covid-19,” cuit dr Berlian di Twitter miliknya, @berlianidris, Minggu, 19 April 2020.

Menurutnya, pernyataan drh Indro itu menimbulkan polemik dan pertanyaan di tengah-tengah masyarakat.

“Namun saya rasa tetap perlu diklarifikasi di lini masa Twitter karena menimbulkan polemik, dan banyak warga yg bertanya. Saya jabarkan kekeliruan tersebut satu persatu. Cmiiw dr. @dirgarambe, dr. @Gatut_P,” kata dr Berlian.

Selain dr Berlian, dokter di RS Omni, dr Dirga Sakti juga menilai pernyataan drh Indro pada video Luna Maya tersebut terkesan memandang remeh COVID-19.

“Seharian ini byk yg menanyakan kpd saya soal kebenaran informasi pd potongan video ini. Menurut informasi, yg berbicara bernama Indro Cahyono (dokter hewan? Virolog?) Pernyataan ini ngawur & cenderung meremehkan #COVID19. Pernyataan pertama saja sudah salah,” cuit dr Dirga di akun Twitter miliknya, @dirgarambe.

Diketahui, dalam video tersebut drh Indro mengungkapkan belum ada satu pun pasien Corona yang meninggal hanya karena COVID-19.

Menurutnya, semua pasien yang meninggal sebelumnya memiliki komplikasi penyakit selain COVID-19.

“Jadi biasanya ada komplikasi penyakit seperti ada gangguan pernapasan, kemarin ada yang meninggal karena stroke malah COVID-nya negatif jadi jangan menghubungkan COVID-19 ini dengan kematian,” papar drh Indro.

Ia pun mengatakan bahwa virus Corona tidak seganas seperti yang diberitakan oleh media.

“Covid ini membuat sakit iya, tetapi tidak seganas atau membunuh seperti yang ada di media,” ujarnya dalam video itu.

Komentar

Rekomendasi

Adik Via Vallen Positif Covid-19, Padahal Hasil Rapid Test Non-reaktif

Datangi dr Tirta, Selebgram Sarah Keihl Minta Maaf Sambil Menangis

Jadi Youtuber, Baim Wong Kalahkan Pendapatan Atta Halilintar hingga Raffi Ahmad

Diam-diam, Atta Halilintar Bagikan Bingkisan Lebaran ke Ratusan Warga

Lelang Keperawanan Demi Bantu Pejuang Covid, Sarah Keihl: Hanya Becanda

Jang Hansol, YouTuber Korea yang Viralkan Kabar ABK Indonesia Dibuang ke Laut

Breaking News: Innalillah, Didi Kempot Meninggal Dunia di Solo

Kabar Felicya Angelista Dapat Mahar Rp 500 Miliar, Bagini Tanggapannya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar