Semester Pertama 2019, Dana Murah yang Dihimpun Bank Muamalat Sulampua Tumbuh

Regional Head Sulampua KTI Bank Muamalat Indonesia, Ahmad S Ilham

Terkini.id,Makassar – Dana murah yang dihimpun Bank Muamalat Sulampua sepanjang semester pertama 2019 mampu mencatatkan pertumbuhan kendati industri perbankan secara umum tengah mengalami turbulensi pada sisi kinerja penghimpunan dana dari masyarakat.

Pemimpin Bank Muamalat Regional Sulampua Ahmad S. Ilham mengemukakan tren hijrah yang kini telah beralih menjadi gaya hidup milenial turut menjadi kontributor atas pencapaian perseroan, terkhusus pada kota utama di wilayah cakupan.

Selain itu, skema kolaborasi yang dijalankan perseroan dalam dua tahun terakhir di Sulampua mengatrol daya tumbuh penghimpunan dana pihak ketiga untuk segmen dana murah (current account saving account/CASA).

Bahkan jika dikomparasi dengan kinerja secara nasional, laju CASA untuk Bank Muamalat Regional Sulampua lebih tinggi hingga dua kali lipat dari kinerja pertumbuhan perseroan untuk konsolidasian.

“Produk tabungan juga lebih variatif untuk nasabah yang memulai momentum hijrah-nya. Namun yang lebih signifikan adalah perluasan segmen nasabah yang kami lakukan, kampanye #ayoHijrah dengan menggandeng komunitas sangat intensif dilakukan di Makassar dan kota utama di Sulampua, ini yang mengatrol,” tuturnya, Rabu 17 Juli 2019.

Baca juga:

Merujuk pada data perseroan, CASA yang terhimpun Muamalat Regional Sulampua tumbuh 7,2% secara tahunan di kuartal I/2019, sedangkan secara nasional hanya bergerak di level 3,2% pada periode yang sama tahun ini.

Capaian positif tersebut diklaim menjadi manifestasi dari serangkaian langkah penetrasi yang dilakukan perseroan melakukan diversifikasi segmentasi nasabah potensial guna mengatrol CASA.

Selain itu, sederet langkah edukasi perbankan syariah yang dilakukan Muamalat ikut mendorong rasio inklusi terutama pada wilayah Makassar dan Sulawesi Selatan yang merupakan daerah utama di Regional Sulampua.

Hal tersebut tercermin dari rata-rata pertumbuhan nasabah baru di Makassar hanya berkisar 3.000 hingga 3.500 nasabah per tahun, namun terjadi kelonjakan hingga 300% dengan total nasabah baru mencapai 15.000 per tahun 2017 hingga 2018.

“Perbankan syariah masih memiliki peluang untuk bertumbuh, dan ini menjadi pekerjaan besar untuk optimalisasi, skema kolaboratif jadi kunci,” kata Ilham.

Sebagai informasi, paparnya, kampanye #ayoHijrah juga relatif mampu diterima publik Sulampua untuk sisi jasa penghimpunan dana karena dengan menyematkan kata “hijrah” pada setiap produk tabungan dan deposito syariah.

Dalam skala lebih luas, konsep berhijrah meliputi tiga hal, yaitu memulai, melengkapi dan menyempurnakan hijrah.

“Dan memilih untuk mengunakan produk hijrah dari bank muamalat adalah salah satu hal simpel dan mudah dilakukan, untuk memulai momentum berhijrah, atau menyempurnakan proses hijrah yang sedang dijalani,” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Gojek Hadir di Bone, Siap Bantu UMKM Naik Kelas

Sembako Murah Online di Swalayan Terdekat Oleh Deliveree

Hadapi Krisis, Pemerintah & RajaBacklink Siap Jor-Joran Promosi Produk Lokal

Inovasi di Tengah Pandemi, Garuda Indonesia Luncurkan Layanan “KirimAja”

TRIPA Smart Luncurkan Virtual Assistant “ASTRI”, Berikut Keunggulannya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar