Terkini, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, secara terbuka mempertanyakan integritas Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait dugaan penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan laut Makassar.
“Pokoknya ungkap semua nama-namanya. Saya minta BPN transparan,” tegas Danny Pomanto, Kamis, 30 Januari 2025.
Ia menegaskan bahwa laut tidak boleh disertifikatkan karena bertentangan dengan aturan yang berlaku.
“Laut itu tidak boleh ditimbun tanpa izin. Ada prosedurnya, tidak bisa sembarangan, apalagi sampai disertifikatkan,” ujarnya.
Danny mengaku memiliki data mengenai pihak-pihak yang memiliki sertifikat di kawasan laut dan berjanji akan menunjukkannya.
- Penataan PKL Dibarengi Pemberdayaan, Pemkot Makassar Gandeng Bank Sulselbar Salurkan KUR untuk UMKM
- Inovasi Pengolahan Sampah Berbasis Magot PT Vale Dihadirkan Dalam Pameran Lingkungan Internasional KemenLHK
- Di Ujung Gubuk Reot, 7 Tahun Sebatang Kara, Daeng Sangkala Terbaring Sakit Tanpa KTP dan Perawatan
- Pebalap Astra Honda Ramadhipa Bidik Podium Kedua di Moto3 Junior World Championship Estoril
- Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Ikuti Pelatihan PAKU Integritas 2026 yang Digelar KPK
“Ada yang sertifikatkan air. Gampang kita lihat, nanti saya tunjukkan. Jangan sampai yang paling banyak bicara ternyata namanya ada di situ,” ungkapnya.
Dugaan Ilegalitas dan Reklamasi Tanjung Bunga
Dugaan penerbitan sertifikat ini mengarah ke kawasan reklamasi di Jalan Metro Tanjung Bunga. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) melalui LBH Makassar menilai penerbitan sertifikat tersebut ilegal.
“Jika ada sertifikat yang diterbitkan di atas laut, maka hal ini harus dipertanyakan karena jelas tidak sesuai prosedur,” ujar Koordinator Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekosob) LBH Makassar, Hasbi Assiddiq beberapa waktu lalu.
Sertifikat HGB tersebut diduga diterbitkan saat kawasan itu masih berupa perairan, bukan daratan. Padahal, secara hukum, HGB hanya diperuntukkan bagi lahan, bukan perairan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
