Setelah Ular Tangkalaluk, Ular Berkaki Juga Ditemukan Hangus Terbakar

Terkini.id, Riau – Peristiwa penemuan hewan langka di kawasan hutan yang terbakar kembali terjadi.

Setelah sebelumnya ditemukan ular jenis Raja Piton atau Tangkalaluk, kini petugas pemadam memukan ular berkaki.

Ular berkaki tersebut ditemukan mati terbakar di lokasi karhutla di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu, Riau.

Karnivora sangat langka tersebut ditemukan petugas yang sedang melakukan pemadaman titik api.

Dalam rekaman video berdurasi 2 menit 7 detik yang yang beredar, terlihat ular tersebut punya dua kaki di bagian ekor.

Ukurannya cukup besar dan panjang.

Namun, kondisinya sudah mati akibat terbakar.

Sebagian badannya juga sudah hangus.

Di lokasi video direkam, lokasi kejadian masih tampak berasap setelah api dipadamkan petugas.

Salah seorang anggota Manggala Agni Daops Rengat, Maidi membenarkan temuan ular berkaki mati tersebut.

“Ya, ular berkaki ditemukan mati di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu.

Itu (ular) ditemukan di lahan masyarakat yang terbakar,” sebut Maidi seperti dilansir dari kompascom.

Dia mengatakan, ular langka tersebut ditemukan oleh petugas TNI AD dari Kodim 0302/Inhu, Rabu 18 September malam.

Sebab, prajurit saat itu masih berada di lokasi karhutla hingga malam hari.

Sementara tim dari Manggala Agni Daops Rengat, terlebih dahulu pulang sebelum ditemukan ular tersebut.

“Tim kami pulang duluan, karena sudah malam.

Ternyata tim TNI menemukan ular berkaki mati di lokasi.

Aku pun kaget setelah nengok videonya. Karena jarang ada ular berkaki,” kata Maidi.

Selain ular mati terbakar, petugas juga mendapat pengalaman langka. Mulai dari penemuan ular mati terbakar hingga ular kobra hidup.

Selain itu, sepekan yang lalu, dua ekor beruang ditemukan tewas terbakar di lokasi kebakaran hutan di Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan.

Kemudian, ada pula beruang yang ‘menegur’ petugas dari BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, yang sedang mencari air di hutan untuk memadamkan api.

Berita Terkait
Komentar
Terkini