Terkini.id, Jakarta – Pada hari Kamis, 11 Februari 2021 lalu, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa mulai pekan depan, sebagian dari masyarakat umum sudah bisa menjadi prioritas vaksinasi Covid-19.
Dilansir dari idxchannel, itulah alasan Presiden Jokowi meminta para wali kota untuk membuat manajemen persiapan percepatan vaksinasi.
Lantaran pada pekan depan vaksinasi sudah akan menjangkau para pelayan publik.
Utamanya bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.
Dalam kata lain, yakni mereka yang dalam kehidupan sehari-harinya berhubungan erat dengan masyarakat luas, misalnya para pedagang pasar dan karyawan mall.
- Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas yang Dipusatkan di Makassar
- Suriana Raih Gelar Doktor Ilmu Pendidikan Bahasa dengan IPK Sempurna 4,0
- Munafri Hadiri Haul 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassary, Dorong Aktualisasi Keteladanan dalam Pembangunan Kota
- Dewan Soroti Utang Rp211 Juta untuk Bendung Lalengrie Bone: Sampai Sekarang Tidak Beroperasi
- Bersinergi, Berkarya, dan Mengabdi: Polbangtan Gowa Turunkan 20 Tim PKM di Sulawesi Selatan
“Persiapkan manajemen persiapan untuk percepatan vaksinasi. Ini yang baru dimulai sejak 13 Januari yang lalu nakes. Tapi mulai minggu depan ini sudah masuk ke pelayan publik yang sering berhubungan dengan masyarakat,” ujarnya dalam Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2021 di Istana Negara, pada hari Kamis, 11 Februari 2021.
“Masyarakat mungkin bisa dilakukan (vaksinasi) untuk yang interaksinya tinggi, mobilitasnya tinggi harus didahulukan. Misalnya pasar, misalnya di sektor-sektor jasa yang padat interaksi, yang interaksinya tinggi segera lakukan.”
Namun, seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, hanya sebagian dari masyarakat umum yang bisa mendapatkan vaksinasi mulai pekan depan alias bukan orang per orang.
Menurut Presiden Jokowi, hal itu dilakukan karena ingin melakukan vaksinasi secara klaster, memagari, sehingga nantinya tercapai kekebalan komunal, juga tercapainya herd immunity.
“Atau misalnya di kota ada mall, ya sudah karyawan di mall langsung (divaksinasi). Karena dia banyak sekali berhubungan dengan masyarakat,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
