Sikapi Persoalan SDA, Unhas Dirikan Pusat Kajian Rekayasa Sumber Daya Air

Unhas
Pengurus Pusat Kajian Rekayasa Sumber Daya Air Universitas Hasanuddin (Unhas)

Terkini.id, Makassar – Pusat Kajian Rekayasa Sumber Daya Air Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi berdiri pada akhir tahun 2019 ini.

Deklarasi lembaga tersebut digelar di New Ujungpandang, Jalan Pengayoman Makassar, Sabtu 28 Desember 2019.

Pada momen deklarasi itu, Dr Eng Rita Tahir Lopa terpilih sebagai Direktur Pusat Kajian Rekayasa Sumber Daya Air Unhas. Sementara untuk posisi Sekretaris diisi Andi Subhan Mustari, M. Eng.

Subhan Mustari mengatakan, tujuan dibentuknya pusat kajian ini adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat, pemerintah, maupun pihak swasta.

“Pelayanan tersebut diberikan oleh pusat kajian ini sebagai upaya menyelesaikan persoalan dan masalah-masalah sumber daya air (SDA),” ungkap Subhan Mustari, Sabtu, 28 Desember 2019.

Baca juga:

Menurutnya, pengelolaan sumber daya air saat ini semakin kompleks. Hal itulah yang menjadi salah satu tantangan lahirnya pusat kajian ini.

Selain itu, kata Subhan, pusat kajian ini juga diharapkan ke depannya dapat menjadi mitra pemerintah maupun swasta dalam pengelolaan sumber daya air.

Dalam acara deklarasi tersebut turut hadir sejumlah akademisi Unhas diantaranya, Prof Saleh Pallu selaku Penasehat sekaligus Pembina Pusat Kajian Rekayasa Sumber Daya Air Unhas, Prof Arsyad Thaha, dan Dr. Eng Farouk Maricar.

Adapun nama-nama dosen Unhas yang mengisi posisi Tenaga Ahli di pusat kajian ini yakni Ir. Riswal K, MT., Dr. Eng Ir. Mushsan Putra Hatta, Silman Pongmanda, MT., Dr. Eng Bambang Bakri, Farid Maricar, M. Eng, dan Andi Ilda Puspita, MT.

Komentar

Rekomendasi

Di Gowa, Mentan SYL Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Memenuhi Kebutuhan Dasar

Bahas Masa Depan Wirausaha, STIE Nobel Makassar Gelar Webinar Kewirausahaan

STITEK Balik Diwa Makassar Gelar Halalbihalal Virtual

STIE PI Makassar Salurkan Bantuan Sembako untuk Mahasiswa

Masa LFH Dimanfaatkan Mahasiswa untuk Belajar Langsung Ke Peternak

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar