Sindir Jokowi, Helmi Felis: Gak Usah Lelaguan Berfilosofis Segala, Satu Republik Ini Tau Kapasitas Bapak

Sindir Jokowi, Helmi Felis: Gak Usah Lelaguan Berfilosofis Segala, Satu Republik Ini Tau Kapasitas Bapak

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Helmi Felis melontarkan sindiran kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang berbicara soal makna kedaulatan negara.

Helmi Felis meminta Jokowi untuk tidak usah sok berfilosofis sebab satu Republik sudah tahu kapasitasnya.

“Sudahlah pak, gak usah lelaguan ber-filosofis segala, satu republik ini tau kapasitas bapak,” kata Helmi Felis melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 6 Desember 2021.

Adapun Jokowi membahas soal makna kedaulatan membuka Kongres IV Persatuan Alumni GMNI yang mengusung tema “Nasionalisme Menjawab Tantangan Zaman” yang diselenggarakan pada Senin, 6 Desember 2021.

Dilansir dari Tribun News, Presiden Jokowi mengatakan bahwa di tengah dunia yang semakin terbuka dengan interaksi dan disrupsi yang semakin tinggi, nasionalisme kedaulatan bangsa menghadapi tantangan tantangan baru.

Baca Juga

Menurutnya, kedaulatan kini tidak bisa lagi hanya dimaknai sebagai kemampuan mengusir penjajah.

Bahkan, ia juga menilai bahwa kedaulatan bukan berarti memagari negara agar tidak ada pihak luar yang masuk ke tanah air.

“Kedaulatan bukan berarti menutup diri. Tetapi kedaulatan adalah kemanfaatan maksimal untuk masyarakat bangsa dan negara,” kata Jokowi.

Presiden lalu menyampaikan bahwa saat ini, dunia semakin terbuka dengan interaksi antar negara yang semakin tinggi. Sehingga, gelombang globalisasi juga tidak terhindarkan lagi.

“Bukan hanya mobilitas fisik antar negara yang semakin tinggi, bukan hanya mobilitas barang dan uang yang semakin mudah, tetapi mobilitas gagasan mobilitas pengetahuan juga semakin tinggi melalui ranah ranah digital,” jelasnya.

Oleh sebabitu, Jokowi mengatakan bahwa konsekuensinya globalisasi melahirkan dunia yang hiperkompetisi.

Maka, lanjutnya, satu pilar utama dalam menjaga kedaulatan negara adalah dengan memenangkan kompetisi, baik di dalam maupun di luar negeri,

“Kita harus lebih unggul dari negara lain dan kita harus mampu mendahului negara lain dalam dunia yang semakin kompetitif sekarang ini,” tandas Presiden Jokowi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.