Penutupan Wawancara Jamsostek Award 2026, Kepala Daerah Unjuk Komitmen Perluas Perlindungan Pekerja

Penutupan Wawancara Jamsostek Award 2026, Kepala Daerah Unjuk Komitmen Perluas Perlindungan Pekerja

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar – Tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 resmi ditutup di The Rinra Hotel Makassar, Rabu (22/7/2026).

Pada hari terakhir tersebut, sebanyak 10 pemerintah kabupaten/kota memaparkan berbagai inovasi, strategi, dan komitmen dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

Penutupan Wawancara Jamsostek Award 2026, Kepala Daerah Unjuk Komitmen Perluas Perlindungan Pekerja
Tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 resmi ditutup di The Rinra Hotel Makassar, Rabu (22/7/2026).

Pemerintah daerah yang mengikuti wawancara penutup meliputi Kabupaten Toraja Utara, Enrekang, Luwu, Wajo, Luwu Timur, Bulukumba, Tana Toraja, Sidenreng Rappang (Sidrap), serta Kota Makassar dan Kota Palopo. Masing-masing daerah mempresentasikan capaian maupun inovasi yang telah dijalankan untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku mengatakan Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pemerintah desa, badan usaha, hingga pelaku usaha yang menunjukkan komitmen, inovasi, dan kontribusi nyata dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ia menjelaskan penghargaan tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah diselenggarakan sejak 2017.

Baca Juga

Memasuki penyelenggaraan tahun kesembilan, ajang tersebut resmi menggunakan nama Jamsostek Award, menggantikan nama sebelumnya, Paritrana Award.

“Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha yang menunjukkan komitmen, inovasi, serta kontribusi nyata dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong pemerintah daerah untuk semakin aktif memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja miskin, pekerja informal, dan kelompok rentan lainnya.

“Harapan kami, manfaat program Jamsostek semakin luas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko sosial ekonomi yang dialami pekerja,” katanya.

Pada sesi presentasi, setiap kepala daerah memaparkan langkah strategis yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.