Terkini.id, Jakarta – Ekonom, Taufik Ahmad angkat bicara soal kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menggaungkan cinta produk dalam negeri dan benci produk asing.
Direktur Eksekutif Institute Development of Economic and Finance (Indef) tersebut menilai, apabila Jokowi ingin menggaungkan kampanye benci produk aaing maka mobil kepresiden juga harus buatan dalam negeri.
“Jadi, kalau Pak Presiden (Jokowi), pemerintah mengatakan benci produk asing ya mulailah dari pemerintah, misalnya mobil kepresidenan harus produk lokal. Negara lain kan mulai dari pimpinannya,” kata Taufik Ahmad.
Menurutnya, alangkah baiknya jika apa yang disampaikan presiden tidak hanya sekedar ucapan belaka.
Akan tetapi, kata Taufik, hal tersebut juga harus diwujudkan Jokowi dalam bentuk komitmen pengembangan industri di dalam negeri.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
“Sederhananya kita buktikan mobil nasional lah,” ujar Taufik, Kamis 4 Maret 2021 seperti dikutip dari Detik.com.
Sekadar diketahui, saat ini Jokowi memakai mobil kepresidenan buatan luar negeri yakni Mercedes-Benz S 600 Guard.
Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk mengagungkan cinta produk Indonesia dan mendorong kampanye benci produk asing.
Hal itu disampaikan presiden di Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2021 yang tayang di kanal Youtube Sekretariat Presiden, seperti dilihat pada Kamis 4 Maret 2021.
“Ajakan-ajakan untuk cinta produk-produk kita sendiri, produk-produk Indonesia harus terus digaungkan. Produk-produk dalam negeri gaungkan! Gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri. Bukan hanya cinta, tapi benci. Cinta barang kita, benci produk dari luar negeri,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
