Sindir Keras Orang yang Sebut ‘Negeri Ini Darurat Akidah’, Ustaz Taufik Damas: Sombongnya Melebihi Iblis

Sindir Keras Orang yang Sebut ‘Negeri Ini Darurat Akidah’, Ustaz Taufik Damas: Sombongnya Melebihi Iblis

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah, Ustaz Taufik Damas melontarkan sindiran keras kepada orang yang menyebut “negeri ini darurat akidah”.

Ia menilai bahwa kesombongan orang tersebut melebih kesombongan iblis.

Taufik Damas mengatakan bahwa kesombongan karena harta, ilmu, atau jabatan, masih masuk akal.

Tapi, lanjutnya, kesombongan karena akidah merupakan hal yang sangat tidak masuk akal.

“Contohnya adalah orang yang mengatakan bahwa ‘negeri ini darurat akidah’. Sombong yang melebihi sombongnya iblis!” kata Taufik Damas pada Senin, 21 Maret 2022.

Baca Juga

Dalam cuitannya tersebur, Taufik Damas menanggapi Aktivis Dakwah, Hilmi Firdausi yang mengatakan Indonesia sedang mengalami darurat aqidah.

“Sombong amat!” kata Taufik Damas.

Dalam cuitan yang ditanggapi Taufik Damas, Hilmi Firdausi menanggapi cuitannya soal “Pawang Hujan musyrik” yang mendapat banyak kritikan dari netizen.

Ia mengaku sedih serta berdoa agar Tuhan memberikan petunjuk kepada mereka yang belum paham.

“Dari ribuan komen yang masuk di postingan saya tentang pawang hujan kemarin, saya tersenyum sekaligus sedih, benar kata kyai-kyai kami, negeri ini sedang darurat aqidah,” kata Hilmi Firdausi melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 21 Maret 2022.

“Jika yang bicara non muslim dapat difahami, tapi ini yang bicara muslim… Yaa Robb, berikanlah petunjuk kepada mereka yang belum faham. Aamiin,” sambungnya.

Adapun sebelumnya, Hilmi Firdausi menyoroti kegiatan MotoGP Mandalika 2022 yang menurutnya dibumbui klenik.

Sebagaimana diketahui, penggunaan jasa Pawang Hujan dalam acara MotoGp ini memang menjadi sorotan berbagai pihak.

Sebagian menilai bahwa ritual Pawang Hujan merupakan sebuah bentuk kemusyrikan serta membuat malu Indonesia.

Namun, ada pula yang membela bahwa ritual Pawang Hujan ini merupakan bagian dari tradisi lokal Indonesia yang mesti dihargai.

“Hari ini di Mandalika, Allah menunjukkan kuasanya. Memberikan pelajaran berharga bagi orang-orang yang masih percaya klenik dsj,” kata Hilmi Firdausi pada Minggu, 20 Maret 2022.

“Indonesia negara yang mayoritas penduduknya muslim dan pasti tau bahwa percaya hal-hal berbau kemusyrikan adalah dosa besar. Mari luruskan aqidah agar negeri ini barokah,” sambungnya.

Ditelusuri Terkini.id di komentar, beberapa netizen memang memprotes cuitan Hilmi Firdausi mengenai Pawang Hujan tersebut.

Netizen dengan nama akun @deble*** membalas bahwa sekali pun penduduknya mayoritas Islam, Indonesia bukan negara Islam, melainkan negara kesatuan berlandaskan Pancasila.

“Silahkan anda menjalani apa yang anda imani tapi jangan mengganggu apa yang diimani orang lain. Masalah dosa itu urusan YMK. Jangan anda lalu menjadi Tuhan, menghakimi orang lain yang tidak seiman,” katanya.

Netizen dengan nama akun @NyiMasRumi*** mempertanyakan dari mana Hilmi Firdausi mengetahui bahwa Pawang Hujan tersebut musyrik.

“Ustad tahu dia musyrik dari mana? Di mana-mana perbuatan apa pun kan tergantung niat. Wong berdoanya juga sama Tuhan. Suudzon ustad, atau emang agama dipakai politik terus. Mudah-mudahan Allah memberikan. Hidayah buat ustad. Aamiin yra,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.