Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar (DS) membandingkan antara model puasa orang beriman dengan model puasa “kadal”.
Denny Siregar menilai bahwa model puasa “kadal” memaksa orang di sekitar untuk tidak menggoda dengan cara makan.
Sementara, lanjutnya, orang beriman yang puasa tidak menghalang-halangi orang yang ingin makan.
Denny Siregar menyebut, orang beriman yang berpuas justru menambah pahala di saat mampu menahan nafsu.
“‘Saya puasa. Kalo kalian mo makan silahkan aja. Justru waktu aku menahan nafsu, pahalaku bertambah..’ Model puasa orang beriman,” kata Denny Siregar pada Senin, 28 Maret 2022.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
“‘Saya puasa. Awas ya, kalau kalian menggoda dgn makan siang-siang ! Kupecahkan pala kau!!’ Model puasa kadal,” sambungnya.
Dalam cuitanya yang lain, Denny Siregar menanggapi soal Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengatakan bahwa warung tak perlu ditutup padasiang hari selama ramadan, namun jangan pula memaerkan makanan di hadapan orang berpuasa.
Denny Siregar menyinggung bahwa bulan ramadan tidak perlu dipenuhi dengan berbagai macam aturan
Menurutnya, bulan pusa sebaiknya difokuskan saja untuk memohon pengampunan dari Allah.
“Puasa ya puasa ajalah. Nikmati bulan Ramadhan sbg bulan pengampunan. Itu fasilitas yang bisa dipakai kalau mau. Kalo ngga juga, ya silahkan,” kata Denny Siregar pada Selasa, 29 Maret 2022.
“Jadi ga usah diatur-atur, harus gini harus gitu. Ribet amat, centong sayur,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
