Sindir Orang Pakai Masker, Yahya Waloni: Kayak Sehat Padahal Bengek

Sindir Orang Pakai Masker, Yahya Waloni: Kayak Sehat Padahal Bengek

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah, Ustaz Yahya Waloni kembali membuat pengakuan mengejutkan dalam isi ceramahnya. Kali ini, penceramah yang dikenal keras tersebut menyindir orang-orang yang rajin pakai masker.

Yahya Waloni awalnya menyebut ada tiga persoalan orang-orang yang pakai masker yakni percaya Covid-19 ada, takut dengan virus itu atau cinta kepada Corona.

Hal itu diungkapkan Ustaz Yahya lewat video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube Termometer Islam, seperti dilihat pada Selasa 16 Februari 2021.

“Orang yang pakai masker gini kan cuma tiga persoalannya, yaitu percaya, takut dan cinta kepada corona,” kata Ustaz Yahya Waloni.

Sementara persoalan bagi yang tidak pakai masker, kata Yahya, yakni pertama mereka tidak disiplin, kedua mereka beriman bahwa Corona memang nyata, dan ketiga mengikuti arahan Presiden Jokowi yaitu soal berdamai dengan Covid-19.

Baca Juga

“Sementara yang tidak pakai masker, pertama tidak disiplin, kedua beriman bahwa corona benar-benar ada, dan ketiga mengikuti apa yang disampaikan Pak Jokowi (soal berdamai dengan corona),” ungkapnya.

Dalam ceramahnya tersebut, Yahya Waloni lantas mengimbau jamaah agar jangan takut dengan virus tersebut.

Hal itu, menurut Yahya, lantaran orang-orang yang pakai masker kerap takut dengan yang tidak mengenakan masker seolah-olah mereka paling sehat. Padahal menurutnya, orang-orang bermasker tersebut bengek.

“Jangan takut! Ini di jalan-jalan, orang yang pakai masker takut-takut (sama yang enggak pakai), kayak yang paling sehat, padahal bengek. Jadi ada pembelahan masyarakat dengan (kewajiban memakai) masker ini,” tutur Ustaz Yahya Waloni.

Mengutip Hops.id, Ustaz Yahya Waloni dalam video ceramahnya tersebut juga mengaku sejak dulu tak pernah mau memakai masker.

“Saya enggak pernah pakai masker. Begitu pemerintah umumkan karantina rumah tangga, Allahuakbar, tiga bulan saya enggak ke luar rumah,” ujar pendakwah asal Manado ini.

Yahya Waloni beralasan, tak pernah memakai masker karena dirinya meyakini Covid-19 hanya sekadar permainan bisnis alias akal-akalan pihak tertentu.

“Ini kan permainan (bisnis) WHO yang bersekutu dengan mafia-mafia. Makanya ujung-ujungnya rapid test harus bayar,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.