Terkini.id, Jakarta – Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyindir Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri.
Ferdinand Hutahean lewat cuitannya di Twitter, Kamis 11 November 2021, menyindir Salim Segaf lantaran pernyataannya yang menyinggung soal adanya kelompok merasa paling Pancasilais.
Ia pun menilai, Salim Segaf butuh belajar catatan sejarah dan butuh cermin untuk bisa melihat dirinya sendiri dengan jelas.
“Sepertinya bapak ini butuh catatan sejarah pembelajan dan butuh cermin untuk bisa melihat diri sendiri secara jelas,” cuit Ferdinand Hutahaean.
Dalam kicauannya itu, Ferdinand menyertakan foto tangkapan layar artikel pemberitaan berjudul ‘Salim Segaf Prihatin Pembelahan Antara Anak Bangsa, Ada Merasa Paling Pancasilais’.
- Fahri Hamzah Sebut PKS Takut: Partai Gelora Makin Populer
- Salim Segaf Kritik Rencana Penghapusan Premium dan Pertalite: Bukan Logika Bisnis
- Soal Permendikbud PPKS, Salim Segaf: Bertentangan dengan Pancasila, Norma Agama, dan Budaya
- Salim Segaf Apresiasi Mahyeldi Serahkan Mobil Dinas untuk Keperluan Covid, DS: Ini karena Ketahuan, Bib!
Mengutip Merdeka, Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri mengaku prihatin terjadi pembelahan di antara anak bangsa. Menurutnya, ada satu kelompok yang merasa paling Pancasilais.
“Saya cukup prihatin beberapa tahun terakhir ini ada satu stigma yang berkembang di masyarakat, terus terang prihatin terjadi pembelahan di antara anak bangsa, satu kelompok merasakan saya yang paling Pancasilais,” ungkapnya.
Menurut Salim, kelompok tersebut mengklaim paling cinta dengan NKRI. Mereka pun melabeli kelompok lain tidak Pancasilais dan NKRI.
“Dan bukan hanya itu, mengatakan kelompok lain tidak Pancasilais dan tidak NKRI, ini kita dengar. Tapi semestinya kita tidak hanya mendengar saja,” tuturnya.
Maka dari itu, Salim Segaf berharap ada dialog dengan memanggil mereka-mereka yang mengklaim paling Pancasilais. Tujuannya untuk menyadarkan satu dengan yang lain.
“Kalau ini terjadi ya terjadi pembelahan bangsa ini, yang rugi kita semua. Saya ingin dan berharap di negeri ini banyak pemimpin yang mengikuti jejak para pendiri bangsa, yang berbuat tanpa pamrih, berjuang untuk negeri ini,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
