Terkini.id, Jakarta – Salim Segaf Al-Jufri, Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menilai muatan permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi bertentangan dengan Pancasila.
“Ini sesuatu permen yang bertentangan dengan Pancasila, norma agama, budaya,” ujar Salim dalam acara yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertajuk ‘Bela Negara Tanggung Jawab Bersama’, Rabu 10 November 2021, dikutip dari Detikcom.
Salim menilai muatan dalam Permendikbud PPKS itu tidak mengatur aktivitas seksual yang didasari persetujuan kedua belah pihak atau suka sama suka. Salim menyoroti Pasal 5 Ayat (2) huruf l dan m. Pada huruf tersebut tercantum pengertian tentang kekerasan seksual yang dibatasi, yaitu tanpa persetujuan korban.
“Artinya, jika ada persetujuan atau suka sama suka, hal tersebut tidak dimasukkan ke dalam kekerasan seksual ini. Kalau itu yang terjadi, terjadilah sesuatu yang membuat kita prihatin,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menyebut peraturan itu hanya bagus di judul saja.
- Fahri Hamzah Sebut PKS Takut: Partai Gelora Makin Populer
- Salim Segaf Kritik Rencana Penghapusan Premium dan Pertalite: Bukan Logika Bisnis
- Sindir Salim Segaf, Ferdinand: Dia Butuh Cermin dan Belajar Sejarah
- Salim Segaf Apresiasi Mahyeldi Serahkan Mobil Dinas untuk Keperluan Covid, DS: Ini karena Ketahuan, Bib!
“Judulnya memang bagus, tentang pencegahan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi, bagus judulnya. Coba baca isinya,” ujar Salim Segaf Al-Jufri.
Menurut Salim, para menteri perlu beragam dalam menentukan sikapnya agar memunculkan diskursus terhadap suatu kebijakan, bukan justru saling mendukung. Ia menilai para pemangku kepentingan harus lebih serius dalam mengeluarkan sebuah kebijakan.
“Sudah sepatutnya bahkan berikanlah contoh para pemimpin bangsa, para negarawan, para menteri ketika membuat permen itu dikaji yang mendalam. Bukan antara satu menteri dengan menteri yang lain saling mendukung ya,” tegas Salim Segaf Al-Jufri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
