Terkini.id, Jakarta – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali memberikan tanggapan terkait diangkatnya Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara. AHY memberikan sindiran bahwa Moeldoko, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) hanya ingin memiliki demokrat, padahal tidak mencintai
“Yang jelas, KSP Moeldoko tidak mencintai tapi ingin memiliki,” kata AHY dalam Rapat Pimpinan DPP Partai Demokrat pada Minggu, 7 Maret 2021, dikutip dari video yang di-retweet oleh istrinya Annisa pohan.
Dalam video tersebut, terdengar peserta rapat menyambut perkataan AHY dengan riuh.
Dilansir dari detik.com, AHY juga menyampaikan sebuah satire bahwa ia salut kepada Moeldoko dalam rapat tersebut.
“Saya salut dengan Saudara Moeldoko dan siapa pun yang seolah-olah legitimate dalam KLB ilegal Deli Serdang tersebut menggunakan jaket Demokrat yang tidak menjadi haknya kemudian menyuarakan bahwa merekalah yang memiliki otoritas sekarang,” sindir AHY.
- Wali Kota dan Wawali Makassar Kompak Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah
- 38 DPD Demokrat se-Indonesia Dukung AHY Jadi Ketua Umum
- Dampingi Menteri AHY Serahkan 50 Sertipikat, Pj Gubernur Sulsel: Ini Memberikan Kepastian Hukum
- Konsolidasi dan Temu Caleg, AHY Optimis Demokrat di Sulsel Tambah Kursi DPR RI
- Ke Makassar, AHY Akan Beri Pengarahan ke Seluruh Caleg Demokrat di Sulsel
“Saya tidak bisa masuk di akal sehat, tetapi itulah mereka. Itulah sikap dan perilaku mereka,” lanjutnya.
AHY juga menegaskan sekali lagi bahwa penobatan Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan memalukan.
“Dinobatkan sebagai ketua umum PD versi KLB di Deli Serdang Sumut, ya sungguh sesuatu yang tidak terpuji, tidak kesatria, dan memalukan karena jauh dari moral etika dan keteladanan di partai ini,” sambungnya.
Pernyataan AHY terkait Moledoko yang ingin memiliki tapi tidak mencintai juga pernah disinggung oleh SBY sebelumnya.
Dalam video pernyataan SBY yang diunggah di kanal youtube Partai Demokrat, ia mengatakan bahwa ia tidak yakin pihak eksternal yang ingin merebut Demokrat akan benar-benar mencintai partai tersebut.
Menurutnya, orang tersebut hanyalah ingin memiliki kekuasaan tanpa mau berkorban.
“Saya tidak percaya kalau orang luar yang hendak mendongkel kepemimpinan partai itu, yang kebetulan seorang pejabat tinggi yang memiliki kekuasaan di pemerintahan sungguh mencintai partai kita,” tuturnya, dikutip dari video yang ditayangkan pada Rabu, 24 Februari 2021.
“Saya juga tidak yakin orang luar itu mau berkorban dan berjuang demi kita semua karena tidak ada darahnya, tidak ada keringatnya, tidak ada jasanya, dan tidak ada pula pengorbanannya,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
