Terkini, Morowali — Upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja terus dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Morowali.
Salah satunya dengan menjalin koordinasi bersama Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Morowali terkait penjajakan kerja sama Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang digelar pada Senin, 23 Februari 2026 di Kantor Bank BTN Cabang Morowali.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi para pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan di Morowali.
Melalui program MLT, peserta tidak hanya mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga peluang memiliki hunian layak dengan skema pembiayaan yang lebih ringan dan terjangkau.
Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Morowali, Jerry Henry Kondoj, menjelaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pekerja yang ingin memiliki rumah namun terkendala biaya.
- Kepala Sekolah Disuruh Tandatangan Surat Pengunduran Diri, Komisi E DPRD Sulsel Minta Dihentikan
- Lurah Kassi-Kassi Apresiasi Edukasi Safety Riding Asmo Sulsel untuk Warga
- Tangan dan Hati
- Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SMK) Polbangtan Gowa Tahun 2025
- Phinisi Point Mall Hadirkan Festival Warisan Rasa Asia, SMASH Siap Hibur Pengunjung
“Pertemuan ini merupakan langkah awal untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan dukungan Bank BTN, kami berharap pekerja dapat lebih mudah mewujudkan impian memiliki rumah melalui skema pembiayaan yang terjangkau dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai aspek teknis kerja sama, mulai dari mekanisme penyaluran pembiayaan, persyaratan kepesertaan, hingga skema kredit yang dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Morowali.
Program MLT sendiri menyediakan sejumlah fasilitas pembiayaan perumahan bagi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
Fasilitas pertama adalah Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) yang membantu peserta menyiapkan uang muka pembelian rumah.
Program ini dapat digunakan untuk pembelian rumah tapak maupun rumah susun dengan plafon pinjaman maksimal Rp150 juta dan tenor hingga 30 tahun. PUMP juga diperuntukkan bagi peserta yang ingin membeli rumah pertama, khususnya rumah subsidi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
