Terkini.id, Jakarta – Pendakwah, Ustaz Yahya Waloni dengan tegas menyampaikan pesan kepada orang-orang yang ingin menjadi muslim atau mualaf agar jangan masuk agama Islam kalau hidupnya miskin.
Hal itu disampaikan Ustaz Yahya Waloni lewat video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube Termometer Islam seperti dilihat pada Senin 15 Februari 2021.
Dalam video ceramahnya itu, Yahya Waloni awalnya menceritakan pengalamannya terhadap orang-orang yang baru memeluk agama Islam atau menjadi mualaf.
Menurutnya, saat itu ada mualaf yang meminta uang dan sumbangan ke masjid dan membawa-bawa nama Yahya Waloni.
“Dia kemudian dibantu, habis kotak amal, motor marbot juga dibawa lari. Dia jual nama saya,” cerita Yahya Waloni.
- Momentum Kartini, Indibiz KTI Dorong Kepemimpinan Perempuan UMKM di Era Digital
- PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid pada Triwulan I 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan
- Menghidupkan Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Berbagi Lewat Donor Darah
- Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
- PLN Hadirkan Listrik untuk Petani Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
Lantaran hal itulah, pendakwah asal Manado tersebut mengingatkan kepada orang-orang yang ingin masuk agama Islam agar mengurungkan niatnya menjadi muslim jika tak punya harta atau masih miskin.
“Nah, di situ saya bilang ke jamaah agar selalu kritis. Kalau mau coba-coba masuk Islam, jangan masuk Islam kalau otak tumpul dan hidupnya miskin,” tegas Ustaz Yahya Waloni.
Menurut Ustaz Yahya, Islam bukan agama pelarian bagi orang-orang yang tidak pintar dan miskin.
“Islam ini bukan agama pelarian. Di dalamnya sudah banyak yang bahlul (bodoh), ente tambah lagi. Islam tidak membutuhkan kuantitas, tapi kualitas,” jelasnya.
Mengutip Hops.id, Yahya Waloni dalam video ceramahnya berjudul ‘Ustaz Yahya Waloni Kick Balik Kafir Bahlul’ tersebut, juga mendoakan agar para mualaf bisa berguna bagi agama Islam.
Namun, ia mengaku risih jika mualaf itu masuk Islam dan hanya malah membuat masalah. Fenomena itu sendiri, menurut Yahya, sudah banyak ia temukan.
“Kita doain deh, orang yang masuk Islam memang berguna bagi Islam. Bukan masuk Islam karena mau kawin, bikin repot. Datang ke masjid, kotak amal diincar, diminta-minta. Miskin terus ngakunya. Banyak kan yang begitu?” tuturnya.
Apalagi, kata Yahya Waloni, banyak mualaf yang mengaku miskin dan diusir keluarga saat ingin meminta sumbangan.
“Apalagi dekat-dekat Ramadhan, (mereka bilang), ‘saya diusir keluarga, saya miskin’. Allahuakbar!” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
