Terkini.id, Jakarta – Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar memperingatkan para pembenci Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar segera tobat sebelum ajal menjemput.
Musni Umar lewat cuitannya di Twitter, Selasa 5 Oktober 2021, awalnya menegaskan bahwa semua tudingan yang dilontarkan pembenci Anies Baswedan tak pernah terbukti alias fitnah.
“Semua tudingan kepada Anies tidak pernah terbukti,” cuit Musni Umar.
Oleh karena itu, ia menyarankan mereka yang kerap melontarkan fitnah kepada mantan Mendikbud RI itu agar segera tobat sebelum mati.
“Mereka yang fitnah Anies sebaiknya segera tobat sebelum ajal tiba,” tegas Musni Umar.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
Lewat kicauannya itu, Musni Umar jugs menyertakan sebuah link artikel pemberitaan berjudul ‘Anies Baswedan Dituding Akan Bawa Jakarta Seperti Suriah, Musni Umar: Faktanya DKI penyelamat Demokrasi’.
Lebih jauh, Musni Umar jugs mengingatkan kepada para pembenci Anies Baswedan bahwa fitnah lebih kejam dari pembunuhan.
“Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Karena Itu kita harus hindari menfitnah,” tuturnya.
Adapun jika mereka sudah terlanjur memfitnah, kata Musni, maka sebaiknya mereka segera bertobat.
“Kalau sudah telanjur menfitnah segera tobat yaitu tidak ulangi menfitnah, menyesali menfitnah, banyak berbuat baik,” ungkapnya.
Musni Umar juga menyarankan kepada para pembenci dan pemfitnah Anies Baswedan agar segera meminta maaf kepada Gubernur DKI Jakarta itu.
“Lebih baik lagi kalau minta maaf kepada yang difitnah,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
