Singgung Yesus, Yahya Waloni: Waktu Dia Bangkit Apakah Pulang Kampung

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah kontroversial, Ustaz Yahya Waloni dalam isi ceramahnya menyinggung Yesus yang dalam kitab umat Nasrani disebut wafat di tiang salib.

Terkait hal tersebut, Yahya Waloni membeberkan sejumlah pendapat peneliti yang menyebut bahwa Yesus sebenarnya tidak mati di tiang salib.

Pendapat peneliti tersebut disampaikan Ustaz Yahya Waloni lewat ebuah video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube Termometer Islam, seperti dilihat pada Senin 22 Februari 2021.

Dalam video berjudul ‘Kitab Kristen Banyak yang Kosong Karena Nabinya Terlalu Sering Mudik’ tersebut, Yahya mengatakan sejumlah peneliti naskah laut mati seperti Doktor Sudarmo dan James Kreines dalam penelitiannya mengatakan bahwa Yesus tidak mati disalib.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Doktor Sudarmo, James Kreines bahkan Barbar Kirings, peneliti naskah laut mati dia bilang apa, 20 tahun meneliti mengadakan observasi tentang naskah laut mati dan dihujat oleh umat Kristen Australia, dia mengatakan Yesus tidak mati di tiang salib,” ujar Yahya Waloni.

Baca Juga: Sebut Kristen Kafir, Yahya Waloni: Kalau Tidak Senang Lapor Tuhanmu

Ia pun lantas mengutarakan pendapatnya secara logika. Menurut Yahya, di dalam keterangan kitab Bibel Yesus disebut mati tersalib kemudian tanah terbelah dua dan akhirnya orang mati bangkit kembali.

“Logikanya sederhana, di dalam keterangan Bibel waktu Yesus katanya tersalib, tanah terbelah dua, orang mati bangkit kembali,” tuturnya.

Yahya Waloni pun kemudian mempertanyakan dalam bukunya yang ia tulis bahwa ketika Yesus atau orang mati bangkit apakah dia pulang kampung atau kembali tidur dalam kubur.

Baca Juga: Remehkan Corona, Yahya Waloni: Kafir Saja Tidak Kena Apalagi Ustadz

“Saya tulis dalam buku ini, waktu dia bangkit nih orang mati apakah pulang kampung atau bobok (tidur) lagi di kubur,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ustaz Yahya Waloni lewat isi ceramahnya juga menyinggung soal kitab umat Nasrani Bibel yang menurutnya omong kosong.

Yahya Waloni dalam video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube Hadits TV tersebut, menilai Islam adalah agama yang paling benar.

Dalam video itu, awalnya Yahya Waloni membahas soal kitab umat Islam yakni Alquran. Menurutnya, semua kitab-kitab para Nabi adalah Alquran.

“Kitab-kitab para Nabi itulah Alquran. Semua kitab, Injil pun itulah Alquran. Isa dan ibunya paling lengkap hanya ada dalam Alquran. Gak ada dalam kitab lain,” kata Ustaz Yahya.

Ia pun kemudian menyinggung soal kitab Injil umat Kristen yang menurutnya saat ini bukanlah Injil melainkan Bibel atau perjanjian baru.

Yahya Waloni lantas menyebut kitab Bibel tersebut ibarat dongeng tanpa takhayul yang sama saja dengan omong kosong.

“Di kristen itu bukan Injil, kitab itu 200 tahun masehi sudah diangkat baru ada kitab itu. Bukan Injil itu, itu namanya Bibel, perjanjian baru. Isinya dongeng tanpa takhayul sama dengan omong kosong,” tegasnya.

Yahya Waloni pun mengaku tak takut apabila gegara pernyataannya itu ia akan dipenjara bahkan dibunuh.

“Biar kau mau bantah saya. Jangankan kau mau penjara, kamu mau bunuh mati saya, saya tetap pada pengakuan bahwa Islam sebagai agama yang benar. Allahuakbar!” teriak Yahya Waloni.

Kendati mengaku tak peduli jika harus dipenjara, namun Ustaz Yahya Waloni mengaku enggan dipenjara lantaran menurutnya ia bukanlah penjahat.

“Gak peduli saya. Saya gak minta jamaah bela, cukup doa. Mau penjarakan 1000 tahun 1 juta tahun, Alhamdulillah. Kalau mau saya penjara, saya gak mau dipenjara karena saya bukan penjahat,” ujarnya.

Bagikan