Terkini.id – Kabar terbaru dari insiden Sriwijaya Air SJ182. Kabarnya Black Box Sriwijaya Air ditemukan. Sinyal kuat Black Box (kotak hitam) Sriwijaya Air SJ182 terpantau.
Hal itu dinyatakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Dia mengatakan sinyal dari Black Box milik pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak terus bisa dipantau
Hal itu dikatakan Hadi usai melakukan peninjauan langsung bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
“Hingga saat ini terus berupaya untuk mendapatkan black box yang posisinya diduga kuat di bawah posisi black box yang kita cari,”beber Hadi dikutip dari suaracom jaringan terkini.id.
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan LPG 3 Kg di Wilayah Sulselbar Terdampak Kemarau
- Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa 800 Paket Bantuan dan Relawan ke NTT, Prioritaskan Daerah Belum Terjangkau
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting
- Kurangi Penggunaan Pasir Hingga 8 Persen, Kalla Beton Hadirkan Inovasi Waste Bata Ringan
- Mazda Kumala Resmi Hadirkan CX-30 CKD dan CX-5 Kuro di TSM Makassar
“Terbukti, dua sinyal yang dikeluarkan oleh black box tersebut terus bisa dipantau dan sekarang sudah bisa dimarking,” sambung Hadi di JICT II, Minggu 10 Januari 2021.
Berdasarkan sinyal yang bisa dipantau tersebut, Hadi optimks tidak lama lagi kotak hitam Sriwijaya Air SJ182 bisa diangkat ke permukaan.
“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa diangkat. Sehingga menjadi bahan KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut,” terang Hadi.
Sementara itu, Menhub Budi mengapresiasi langkah tim gabungan dalam operasi SAR di perairan Kepulauan Seribu. Ia menganggap temuan dari tim sebagai satu prestasi.
“Ini suatu kegiatan yang tak mudah kita lihat sendiri, tapi rekan tni dan stakeholder bahu-membahu melakukannya dengan baik. Ini hasil yg signifkan menurut saya,” tandas Budi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
