Terkini.id – Pesawat Ethiopian Airlines dilaporkan mengalami kecelakaan dan jatuh pada Minggu 10 Maret 2019 kemarin.
Ethiopian Airlines tujuan Nairobi, Kenya jatuh setelah 6 menit lepas landas dari Bandara Bole di Addis Ababa, Ethiopia.
Sebanyak 149 orang penumpang dan 8 orang kru diperkirakan tewas akibat peristiwa itu.
Rupanya, Pesawat Ethiopian Air yang jatuh tersebut punya tipe yang sama dengan Boeing 737 MAX milik Lion Air yang jatuh pada Oktober 2018 lalu, di perairan Teluk Karawang
Mengantisipasi hal itu, Maskapai penerbangan Garuda Indonesia melakukan inspeksi tambahan terhadap pesawat Boeing 737 MAX 8 yang mereka miliki. Inspeksi dilakukan pasca insiden jatuhnya.
“Kami terus melakukan Procedure Inspeksi Extra terhadap beberapa sistem yang diduga menjadi penyebab kecelakaan,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, dalam keterangannya seperti dilansir dari Tempo.
Adapun sistem yang diinspeksi antara lain airspeed dan altitude system, flight control system, serta stall management system. Hasilnya, semua menunjukkan situasi yang baik alias no fault found.
“Kami juga sudah langsung berkoordinasi dengan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Kementerian Perhubungan demi tindakan pencegahan selanjutnya.
Pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET 302 rute Addis Ababa, Ethiopia menuju Nairobi, Kenya mengalami kecelakaan pada Minggu pagi sekitar pukul 08.44 waktu setempat (atau 12.44 WIB).
Sebanyak 149 penumpang dan 8 kru penerbangan dipastikan tidak selamat dari kecelakaan tersebut. Salah satu penumpang tersebut adalah seorang perempuan berkewarganegaraan Indonesia.
Boeing 737 Max 8
Sebelum Ethiopian Airlines, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Teluk Karawang, 29 Oktober 2018 lalu juga berjenis Boeing 737 MAX 8. Pesawat itu buatan tahun 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018.
Lion Air JT 610 dipastikan jatuh setelah bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, menuju Bandara Depati Amir di Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Burung besi jenis Boeing 737 Max 800 itu mengangkut total 188 orang, termasuk penerbang dan awak kabin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
