Terkini, Makassar – Rencana pembangunan Stadion Sudiang Makassar, yang diharapkan menjadi ikon baru olahraga di Sulawesi Selatan, tengah menghadapi tantangan serius. Alokasi anggaran sebesar Rp 100 miliar yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Makassar untuk membangun akses jalan menuju stadion kini terancam sia-sia akibat ketidakjelasan dari pemerintah provinsi dan pusat terkait kelanjutan proyek ini.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, mengungkapkan bahwa pemerintah kota telah siap dengan segala persiapan, termasuk penyusunan rencana detail tata ruang dan penganggaran. Namun, tanpa adanya kepastian dari pihak provinsi dan pusat, proyek ini terancam mandek.
“Kami sudah siap dengan segala sesuatunya, tetapi kami tidak bisa bergerak sendiri,” ujar Andi Zulkifli baru-baru ini.
“Kami membutuhkan kepastian dari pemerintah provinsi dan pusat agar proyek ini dapat segera direalisasikan.”
Ketidakjelasan Peran Pemerintah Pusat
- PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Sindikasi Berbasis ESG Setara Hampir Rp13 Triliun
- Four Points Makassar Luncurkan Menu Baru Chinese Food, Bisa Order untuk Tamu Pernikahan
- Pasca Pembukaan, Satgas TMMD Ke-128 Geliat Bangun Rumah Layak Huni di Desa Arpal
- Motivasi Karyawan Perempuan, KALLA Hadirkan Kartini Talks Bersama Fauziah Zulfitri
- 6 Orang Siswa di Jeneponto Dirujuk ke RS, Kejang, Sesak hingga Diare Usai Makan Menu MBG
Sebelumnya, telah disepakati bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan bertanggung jawab atas pembangunan stadion, sementara pemerintah provinsi menyediakan lahan dan pemerintah kota fokus pada pembangunan infrastruktur pendukung.
Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda konkret mengenai pelaksanaan proyek tersebut.
“Kami khawatir jika proyek ini terus tertunda, anggaran yang telah dialokasikan akan menjadi sia-sia,” tambah Nanda.
Dampak Terhadap Pembangunan Kota
Mandeknya proyek pembangunan Stadion Sudiang tidak hanya berdampak pada perkembangan olahraga di Makassar, tetapi juga berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
